27
Mar

2019 BKN Bidik Kompetensi 2000 JPT Pratama dan Administrator

Denpasar-Humas BKN, Setelah menyelesaikan pemetaan potensi dan kompetensi sebanyak 1.000 Pejabat Pengawas di Provinsi Papua dan Papua Barat di awal 2019 lalu, BKN membidik penilaian potensi dan kompetensi (Talent Pool) 2.000 Pejabat JPT Pratama dan Administrator. Kegiatan tersebut rencananya akan berlangsung di Kantor Pusat BKN dan 14 Kantor Regional BKN dalam periode Maret sampai dengan September 2019 ini.

Mengawali program tersebut, penilaian potensi dan kompetensi tahap I dimulai di Wilayah kerja Kanreg BKN X Denpasar dan Kanreg BKN XII Pekanbaru. Kegitan tersebut berlangsung selama tiga hari Selasa-Kamis (26-28 /3/2019). Kontributor Humas BKN yang berada di titik lokasi tersebut, I Ketut Buana menyampaikan bahwa BKN menargetkan sebanyak 310 peserta. “Dari wilyah kerja Kanreg BKN X Denpasar 168 peserta dan dari wilayah Kanreg BKN XII Pekanbaru sebanyak 144 orang peserta,” terang I Ketut Buana. Lebih lanjut Ketut Buana menjelaskan bahwa Assessor yang terlibat bukan hanya berasal dari lingkungan Puspenkom ASN BKN, akan tetapi juga Asssesor SDM Aparatur yang berasal dari Instansi Daerah dan Kementrian/Lembaga.

Sementara itu, Kepala Pusat Penilaian Kompetensi ASN Purwanto menyampaikan bahwa untuk tahun 2019 ini kegiatan Talent Pool dikawal oleh Satuan Tugas Pencegahan Korupsi KPK. “Keterlibatan KPK dalam rangka mengawal percepatan implementasi sistem merit ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa pengisian suatau jabatan berlangsung lebih transparan dan akuntabel,” jelas Purwanto.

Purwanto juga menjelaskan bahwa data hasil talent pool 2019 ini akan menjadi pilot projet implemntasi sistem merit nasional. “Data hasil penilaian kompetensi 2.000 peserta Talent Pool 2019 itu nantinya akan menjadi inputan aspek kompetensi,” kata Purwanto. Purwanto melanjutkan bahwa data tersebut selanjutnya kana diintegrasikan dengan data kinerja yang sedang disiapkan oleh Direktorat Kinerja ASN BKN ditambah data kualifikasi yang sedang dissiapkan oleh Pusat Perencanaan Pegawai dan Formasi BKN. “Sehingga kegiatan penilaian kompetensi Pejabat JPT Pratama dan Administrator tahun 2019 ini sangat strategis. Harapannya akan memepercepat terwujudnya database profile kompetensi ASN untuk implementasi Sistem Merit secara nasional,” tandas Purwanto.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Pengawasan dan Pengendalian BKN Otok Kuswandaru mengungkapkan bahwa kegiatan penilaian kompetensi juga dilakukan untuk percepatan pengisian jabatan secara terbuka. Oto Kuswandaru selanjutnya menuturkan bahwa pengisian suatu jabatan dengan mekanisme seleksi terbuka sendiri bukan sesuatu yang baru. Sebab menurutnya kalau ditelisik lebih lanjut seleksi terbuka sudah menjadi bagian dari budaya dan sudah biasa dilakukan sejak jaman dulu. “Contohnya adalah sayembara untuk memperebutkan seorang putri misalnya. Kalau diibaratkan putri tersebut adalah jabatan, maka biarkanlah orang-orang yang mampu yang memegang suatau jabatan,” pungkas Otok Kuswandaru. Boent/Bal