17
Jul

“ASN itu Perekat dan Pemersatu Bangsa di Tengah Kemajemukan Masyarakat Indonesia”

“ASN harus mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam hal merekatkan dan memersatukan masyarakat di tengah kemajemukan Indonesia,” Bima Haria Wibisana dalam sambutannya pada Upacara Bendera di Kantor BKN Pusat. Dok: Kis

Jakarta–Humas BKN Aparatur Sipil Negra (ASN) diiimbau untuk tidak menyampaikan dan menyebarkan berita berisi ujaran kebencian perihal SARA dan tetap menjaga integritas, loyalitas, dan berpegang pada empat pilar kebangsaan. “ASN dituntut untuk mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam hal merekatkan dan memersatukan masyarakat di tengah kemajemukan Indonesia,” kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bapak Bima Haria Wibisana dalam sambutannya pada Upacara Bendera di Kantor BKN Pusat, Jakarta, Rabu (17/07/2019). Hal tersebut juga merupakan makna dari tema ‘ASN Perekat dan Pemersatu Bangsa’ dalam perhelatan Rakornas Kepegawaian yang akan berlangsung bulan Agustus di Yogyakarta.

Pada upacara bendera yang berlangsung khidmat tersebut, Bima menyampaikan bahwa seleksi Sekolah Kedinasan telah selesai dilaksanakan dengan total jumlah 227.710 pelamar sejak 25 Juni 2019. Terkait hal tersebut pun disampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang terlibat dan kembali menghimbau kepada pegawai untuk mempersiapkan pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap kedua dan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019. Penyampaian turut berduka cita pun disampaikan mewakili pribadi dan jajaran pimpinan atas meninggalnya salah satu PNS dari Kantor Regional IX BKN, Sdr. Theofilus Daniel S.M. Ondowapu, saat bertugas CAT di Oksibil, Pegunungan Bintang. “Saya berharap kejadian ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang,” tambahnya.

Bima Haria Wibisana memberikan penyematan langsung kepada PNS yang telah mencapai Batas Usia Pensiun (BUP). Dok: Kis

Indonesia akan genap 74 tahun merdeka pada tanggal 17 Agustus 2019, sambung Bima dalam sambutannya. Tema yang akan diusung yaitu Menuju Indonesia Unggul. Sejalan dengan hal ini, Bima menghimbau kepada seluruh pegawai BKN untuk turut serta dalam mensosialisasikan tema tersebut. Selanjutnya, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pegawai atas kerja kerasnya sehingga BKN meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 10 tahun berturut-turut. Prestasi yang harus dipertahankan. “Untuk itu kerja sama antarunit harus terus ditingkatkan guna mencapai prestasi yang lebih baik,” ujarnya.
Pada upacara ini terdapat juga pembacaan Keputusan Kepala BKN tentang Penghargaan Purna Bakti atas jasa-jasa dan pengabdiannya kepada lima orang PNS dalam lingkup BKN. Bima Haria Wibisana selaku Kepala BKN memberikan penyematan langsung kepada PNS yang telah mencapai Batas Usia Pensiun (BUP). “Semoga para pegawai yang memasuki BUP tetap dapat mengabdikan diri di lingkungan masyarakat dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing,” kata Bima menutup sambutannya. rif