06
Agst

BKN Hadiri Rapat Usulan Penempatan Lulusan STIN Tahun 2019

Jakarta-Humas BKN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menghadiri Rapat Usulan Penempatan Lulusan Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) yang digelar oleh Badan Intelijen Negara (BIN) bersama Kementerian/Lembaga (K/L) dan TNI di Kantor BIN pada Selasa (6/8/19). Rapat ini dihadiri Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian/Lembaga Pemerintah di Indonesia.

Direktur Pengadaan dan Kepangkatan BKN, Ibtri Rejeki menyampaikan bahwa BKN saat ini tengah melakukan verifikasi data lulusan STIN yang akan disebar ke beberapa K/L guna menerbitkan pertimbangan teknisnya. Ibtri juga menyampaikan, BKN akan memastikan kesediaan formasi sesuai dengan ketetapan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). “Proses pengusulan NIP lulusan STIN sama halnya dengan pengusulan NIP CPNS, yang akan dilakukan setelah diterbitkan pertimbangan teknisnya,” ujarnya.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia BIN, Brigjen TNI Edmil Nurjamin dalam sambutannya mengatakan bahwa dari 123 Taruna/i yang akan diwisuda pada bulan Agustus, hanya 40 Taruna/i yang akan memenuhi kebutuhan formasi jabatan fungsional Analis Kebijakan di K/L serta Mabes TNI. BIN berharap, para Taruna/I ini dapat memiliki jenjang karir dan mampu bersaing dengan SDM lain di K/L penempatannya. “Selain itu, Analis Kebijakan dari lulusan STIN ini diharapkan dapat meningkatkan peran deteksi dini, peringatan dini, serta penguatan kerjasama dan koordinasi Intelijen Negara,” pungkasnya.

Pada Rapat tersebut, perwakilan K/L sebagai instansi penerima lulusan STIN ini berharap kompetensi yang dimiliki oleh Taruna/i sesuai dengan jabatan yang dibutuhkan. Selain itu, BIN juga dapat mempertimbangkan aspek legalitas dan aspek manfaat dalam pengadaan formasi jabatan fungsional Analis Kebijakan ini. rat