18
Sep

BKN Mewakili Indonesia Menjadi Inisiator Terbentuknya Database Tenaga Ahli ASN se-ASEAN

Yogyakarta-Humas BKN, “Melanjutkan realisasi peran Indonesia yang diwakili oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam ASEAN Conference on Civil Service Matters (ACCSM), khususnya pada bidang kepegawaian atau biasa disebut ASEAN Resource Center (ARC), BKN menginisiasi terbangunnya ASEAN Pool of Experts on Civil Service (A-EXPECS) Bank Data yang memuat informasi mengenai Tenaga Ahli di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari negara anggota ASEAN. Pembentukan database ASN Tenaga Ahli tersebut selanjutnya akan dibahas bersama negara-negara anggota ASEAN melalui forum ARC Workshop on Formulating Concept: A-EXPECS 2018. Inisiasi ini, merupakan bagian dari Talent Management (Sistem Manajemen Talenta)”. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan melalui Siaran Pers yang diterbitkan Humas BKN, Selasa (18/9/2018).

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan menambahkan “Sebagai tuan rumah pertemuan ACCSM 2018, Indonesia bersama negara anggota ASEAN lainnya seperti Brunei Darussalam, Cambodia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam, akan melaksanakan pertemuan negara-negara se-ASEAN melalui forum ACCSM yang akan digelar di Yogyakarta pada tanggal 18 sampai dengan 21 September 2018. Pertemuan Indonesia dengan sembilan negara tersebut secara detil akan membahas komponen aplikasi A-EXPECS berbasis website yang sedang dikembangkan BKN untuk menjadi rumah (pool) bagi inventori data talent dan pakar sektor publik di ASEAN. Beberapa poin kesepakatan pembahasan mencakup aspek kriteria, area, mekanisme, sampai pengelolaan dan pengembangan database ASEAN Expert”.

Adapun secara spesifik, lanjut Ridwan, pembentukan A-EXPECS selain bertujuan sebagai Bank Data informasi ASEAN Expert (Tenaga Ahli), juga akan dimanfaatkan sebagai wadah pertukaran informasi data Tenaga Ahli di negara se-ASEAN, sekaligus sebagai media informasi rangkaian seluruh kegiatan ACCSM. Dengan pembangunan A-EXPECS ini, BKN selaku institusi pengelola kepegawaian menargetkan tercapainya kesetaraan dan kemajuan antar-negara ASEAN dalam sistem kepegawaian maupun peningkatan layanan publik.

Peran Indonesia melalui BKN dalam ARC secara khusus bertanggungjawab untuk mengelola pertukaran informasi kepegawaian – ASEAN Resource Center for Information Exchange (ARCIE) yang kemudian berubah nama menjadi A-EXPECS pada tahun 2015. ARC secara spesifik, lanjut Ridwan, bertujuan untuk pengembangan SDM ASN Negara anggota ASEAN. Melalui ARC ditargetkan adanya peningkatan kapasitas sesuai dengan bidang yang dikelola masing-masing negara anggota ASEAN sehingga menjadi center of excellence di tingkat ASEAN.des/rez