11
Sep

Enam Langkah Strategis Wujudkan Smart ASN

Jakarta – Humas BKN, Sedikitnya ada 6 (enam) langkah strategis untuk mewujudkan smart Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menggunakan Computer Assisted Test (CAT), Pengembangan pola karier, Pengembangan kompetensi, Pengembangan karier, Promosi melalui seleksi terbuka, dan Rencana Suksesi. Hal itu disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Manajemen Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN), Haryomo Dwi Putranto saat menjadi narasumber pada Kegiatan Rapat Kerja (Raker) Teknis Bidang Pembinaan Tahun 2019 di Kantor Kejaksanaan Agung Republik Indonesia, Rabu (11/9/2019).

Pada Raker yang bertemakan Wujudkan Sumber Daya Manusia Berkualitas, Kreatif, dan Inovatif untuk Kejaksaan yang Maju, Modern, Unggul dan Terpercaya itu, Haryomo mengatakan Revolusi Industri 4.0 yang ditandai dengan penggunaan teknologi digital mempengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan di masa kini dan mendatang, tidak terkecuali aspek pemerintahan. “Namun, untuk mewujudkan smart ASN, terebih dahulu pemerintah harus bisa melewati tantangan yang ada, yakni Netralitas Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam menentukan Pejabat Pimpinan Tinggi masih perlu ditingkatkan, Silo mentality yang membentuk ego sektoral di masing-masing instansi pemerintah, Rendahnya koordinasi di instansi pemerintah, dan Regulasi pemerintah yang tumpang tindih,” jelasnya.

Terakhir, Haryomo menambahkan, dalam upaya mewujudkan smart ASN melalui langkah-langkah strategis, harus selalu memperhatikan dan berbasis pada sistem merit. “Sistem merit adalah sistem yang mengedepankan kualifikasi, kempetensi, kinerja dan non-diskriminatif, serta mempertimbangkan netralitas dan integritas,” pungkasnya. ber