19
Mar

Fokuskan Langkah Penataan Birokrasi Pada Tiga Sasaran

Jakarta – Humas BKN, Kantor Badan Kepegawaian Negara Pusat Rapat Peningkatan Kapasitas Tim Penilai RBI Internal pada fungsi Konsultan dan Jaminan Kualitas (Senin, 18/3/2019). Acara ini dibuka oleh Kepala Biro Perencanaan Kementerian PAN-RB Didid Noordiatmoko dan mulai membahas tentang Evaluasi Mandiri Implementasi Reformasi Birokrasi (PMPRB) di pemerintahan.

Dalam pertemuan terkait reformasi birokrasi yang baru yaitu PMPRB 2.5 ini membahas tentang reformasi tujuan dengan masih menggunakan dokumen lama yang diperbarui bukan dokumen yang dibuat baru. “PMPRB ini membahas dua komponen yaitu upaya dan hasil. Sebagai tiga tujuan reformasi yaitu upaya dari mandiri Antara lain, bersih akuntabilitas, efektif efisien, dan pelayanan yang semakin baik”. Dalam menjalankan fungsinya, lanjut Didid, Pemerintah melakukan upaya untuk mengubah daerah untuk mendapatkan hasil menjadi tiga tujuan reformasi, yaitu manajemen perubahan, penataan perudang-undangan, penguatan pengawasan, penataan & penguatan organisasi, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Kesadaran yang dibutuhkan oleh individu untuk selalu waspada dengan lingkungan di sekitarnya.

Pada kesempatan itu, Didid juga menjelaskan tentang tiga pencapaian survei integritas, yaitu membahas tugas dan menyelesaikan pekerjaan, membahas tugas dan fungsi, tetapi tidak memahamkan ukuran keberhasilan kerja, dan tidak mendukung sepenuhnya.

Diduga melanjutkan aplikasi PMPRB 2.5 terbaru ini diharapkan dapat melakukan pembaharuan lebih baik dari tahun lalu dengan lima area evaluasi melengkapi indeks yang berisi hasil pengawan kearsipan, maturitas SPIP, penyampaian LHKPN dan LHKASN, Audit Audit Internal , dan hasil penggajian manfaat yang ditanyakanlanjuti. juwita