07
Nov

Harus Ada Transformasi Capacity Building Tiap ASN untuk Bisa Menjawab Tantangan Masa Depan

Ciawi-Humas BKN, Instansi Pemerintah harus bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa mendatang dan mendorong unsur-unsur di dalamnya untuk menyiapkan diri agar dapat eksis menghadapi tantangan yang datang. Pernyataan itu disampaikan Kepala BKN, Bima Haria Wibisana saat menjadi pembicara dalam Rakor Pengembangan ASN Tahun 2018, di Kantor Pusbang ASN BKN, Ciawi, Rabu (7/11/2018)

Bima melanjutkan harus ada transformasi capacity building tiap ASN dari instansi Pemerintah untuk bisa menjawab tantangan masa depan. “Kita perlu memahami situasi yang akan eksis di masa mendatang, untuk kemudian menyiapkan diri agar bisa beradaptasi”.

Dalam acara yang rencananya akan digelar hingga Kamis (8/11/2018) itu Kepala BKN menjelaskan saat ini dunia telah memasuki era industri 4.0. “Revolusi industri 4.0 akan banyak menghilangkan jenis-jenis pekerjaan yang kini masih ada. Mengapa? Karena banyak pekerjaan akan dapat diambil alih oleh teknologi informasi”.

Dalam forum yang dihadiri sekitar 200-an perwakilan berbagai instansi Pemerintah itu disampaikan pula paparan materi dari sejumlah narasumber di antaranya Deputy Secretary-General Office of the Civil Service Commission Thailand, Piyawat Sivaraks. Pada kesempatan itu Piyawat memaparkan tentang Thailand Experiences in Dealing with Development Strategy for Civil Servants to be World Class Civil Service.

Dalam paparannya Piyawat mengatakan merealisasikan reformasi birokrasi tidak perlu dilakukan dengan menyusun program besar namun sulit direalisasikan. “Susun rencana perubahan simple namun berdampak besar. Simple namun mampu dicerna oleh seluruh pegawai dan dapat mendorong mereka untuk ikut mewujudkannya akan lebih efektif ketimbang rencana program yang muluk-muluk tapi sulit direalisasikan”. dep