22
Agst

Identifikasi Tantangan dan Hambatan BKN pada Rekrutmen CPNS TA 2018 Melalui Audit Kinerja

Jakarta-Humas BKN, Inspektorat Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar entry meeting dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam rangka persiapan Audit Kinerja atas Pengadaan CPNS Tahun Anggaran 2018. Entry meeting yang dihadiri oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pengawas, dan Administrator di lingkungan BKN Pusat tersebut diselenggarakan di Kantor BKN Pusat, Kamis (22/08/2019).

Kepala BKN, Bima Haria Wibisana yang memberikan pengarahan pada entry meeting tersebut menyampaikan bahwa masih banyak ditemukan tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan rekrutmen CPNS 2018. Bima menuturkan, melalui audit yang dilakukan BPK akan diketahui lebih mendalam mengenai hal-hal menjadi penghambat pada rekrutmen CPNS Tahun Anggaran 2018. Nantinya, BKN akan memperoleh konsep penyelesaian guna membuat kinerja BKN menjadi lebih efektif dalam rekrutmen CPNS. “Audit dilakukan agar BKN dapat bekeja lebih efektif dan dapat meningkatkan kinerjanya,” ujar Bima.

Kepala Sub Auditor IV BPK, Ahmad Adib Susilo menjelaskan bahwa rekrutmen CPNS merupakan program penting dan signifikan untuk pemerintah, serta menjadi hajat hidup masyarakat, sehingga perlu dilakukan audit kinerja. Audit kinerja merupakan suatu hal yang penting untuk menilai sejauh mana tingkat efektivitas, efisiensi dan tercapainya tujuan organisasi dalam melaksanakan kegiatan atau program. “Tim audit akan mengidentifikasi tantangan dan hambatan BKN dalam mencapai tujuan pada proses pengadaan CPNS 2018,” tutur Ahmad.

Audit kinerja akan dilaksanakan oleh tim audit BPK selama 30 hari kedepan mulai 22 Agustus 2019. Setelah pelaksanaan audit tersebut, sebagai output akan diperoleh rekomendasi terhadap hal-hal yang menjadi tantangan dan hambatan BKN dalam rekrutmen CPNS Tahun Anggaran 2018. kaw