12
Agst

Instansi yang Direstrukturisasi Tidak Harus Menambah Pegawai

Jakarta-Humas BKN, Instansi pemerintah yang mengalami restrukturisasi atau perubahan organisasi hendaknya dapat lebih mengoptimalkan SDM Aparatur yang ada. Dengan demikian tidakserta-merta instansi yang direstrukturisasi membutuhkan tambahan SDM baru. Informasi ini disampaikan Sukamto, Kepala Subdirektorat Perancangan Peraturan Perundan-undangan Bidang Pembinaan Karier dan Disiplin Pegawai Aparatur Sipil Negara pada Direktorat Peraturan Perundang-undangan saat beraudiensi dengan DPRD Bangka Selatan yang bertandang ke BKN Pusat Jakarta, Selasa (12/8). Tomy Donardi, Kepala Subbagian Pengolahan Informasi dan Publikasi menjadi moderator audiensi yang yang membahas Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Bangka Selatan tentang Perubahan Kedua atas Perda Kab. Bangka Selatan No. 18 tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi Sekretariat Daerah (Sekda) dan Sekretariat DPRD.

DSC_0003 (2)

Sukamto, Kepala Subdirektorat Perancangan Peraturan Perundan-undangan Bidang Pembinaan Karier dan Disiplin Pegawai ASN (kiri) dan Tomy Donardi, Kasubbag Pengolahan Informasi dan Publikasi (kanan) menjelaskan masalah kepegawaian kepada DPRD Bangka Selatan

Sukamto mengutarakan pula bahwa Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 tahun 2002 tentang Perubahan Atas PP Nomor 100 tahun 2000 tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Struktural masih berlaku, karena belum ada petunjuk pelaksanaan Undang-Undang (UU) Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Di samping itu, distribusi pegawai yang merata adalah salah satu kunci keberhasilan restrukturisasi organisasi.

DSC_0004 (2)

Tengah berjalan, Audiensi BKN-DPRD Bangka Selatan

Diartikulasikan pula bahwa instansi pemerintah harus melakukan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) untuk mengetahui kondisi ideal jumlah pegawai . “Dengan demikian, tidak ada ketimpangan; di satu sisi ada pegawai yang overload (kelebihan) beban kerja, sementara pegawai yang lain tidak jelas kerjaannya,”tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Tomy Donardi manuturkan asanya agar audiensi ini bisa disebarluaskan kepada stakeholders (pemangku kepentingan) terkait. Dengan demikian, audiensi ini ini membawa manfaat maksimal dan mencapai tujuan yang diinginkan. (aman-kiswanto)

Email this to someoneShare on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on Google+