12
Feb

Kepala BKN Minta Program P2K Dilaksanakan Berkesinambungan

Jayapura-Humas BKN, Kepala BKN Bima Haria Wibisana meminta segenap Program Pendekatan Pelayanan Kepegawaian (P2K) BKN di Wilayah papua dan Papua Barat dilaksanakan secara berkesinambungan. Kesinambungan tersebut penting hingga terwujud tata kelola dan kelembagaan instansi pemerintah di kedua provinsi tersebut memperoleh dukungan SDM ASN yang profesional dan kompeten di bidangnya dan berorientasi pelayanan yang tinggi. Demikian disampaikan Kepala BKN menjelang pelaksanaan Program P2K BKN di Wilayah Provinsi Papua, Selasa (12/2/2019) Di Kanreg IX BKN Jayapura.

Kepala BKN melanjutkan bahwa keterlibatan pemerintah pusat dalam melakukan pendampingan sebaiknya juga dilakukan secara berkesinambungan dan konsisten. Menurutnya keterlibatan tersebut hendaknya disertai dengan proses monitoring dan evaluasi yang memadai dalam implementasinya. Selain berkesinambungan, Kepala BKN berharap P2K BKN dapat memberikan umpan balik, pengembangan dan peningkatan kompetensi. “Pasca kegiatan penilaian potensi dan kompetensi dapat diikuti dengan memberikan umpan balik dan upaya-upaya pengembangan dan peningkatan kompetensi ASN,” ujar Kepala BKN.

Program P2K BKN pada 2019 ini, memurut Kepala BKN diprioritaskan pada peningkatan kompetensi ASN di bidang kepegawaian dan layanan publik. Selain itu, dari program tersebut diharapkan para pejabat di lingkungan Papua nantinya akan mampu beradaptasi dengan lingkungan yang beragam serta menjadi perekat bagi seluruh ASN di wilayah NKRI.

Sementara itu, untuk mencapai peningkatan kompetensi ASN, menurutnya terlebih dahulu diperlukan proses pemetaan terhadap kompetensi individual ASN yang dilakukan melalui metode Assessment Center. “Data hasil pemetaan kompetensi individual ASN ini, kemudian akan digunakan sebagai database profil kompetensi yang berisi gambaran kekuatan dan kelemahan SDM dari segenap ASN yang dimiliki instansi daerah di wilayah Papua, serta berguna untuk pembinaan dan pengembangan terhadap kesenjangan atau gap antara kompetensi individual pegawai dengan kompetensi yang dipersyaratkan jabatannya,” tambah Kepala BKN.

Mengingat besarnya manfaat dari program itu, Kepala BKN mengharapkan komitmen dan keseriusan dari setiap Kepala Daerah di wilayah Provinsi Papua untuk menyukseskan program tersebut. “Kepala daerah sebagai PPK diharapkan dapat mendorong dan memfasilitasi setiap ASN yang ada di wilayah kerjanya berpartisipasi aktif,” pungkas Kepala BKN. lg/bal