08
Jan

Manajemen Talenta Merupakan Bagian dari Achievement Strategy Organisasi

Jakarta – Humas BKN, “Manajemen talenta (talent management) sebenarnya bagian dari achievement strategy dan manajemen talenta merupakan konsekuensi dari langkah strategi tersebut. Misalnya ketika fokusnya pada sektor pariwisata, kita perlu identifikasi manajemen talenta yang kita butuhkan untuk mengembangkan sektor itu. Kalau untuk birokrasi secara tidak langsung akan ikut dengan industri yang sedang dikembangkan dan seluruh instansi di lingkup pemerintahan akan mengikuti untuk kebutuhan talent-nya”.

Pandangan tersebut disampaikan Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam perbincangannya dengan tim dari Kantor Staf Presiden (KSP) saat diwawancarai perihal konsep manajemen talenta skala nasional ke depan pada Senin, (07/01/2019) di Kantor Pusat BKN Jakarta.

Didampingi Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Purwanto dan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Mohammad Ridwan, Kepala BKN mengungkapkan manajemen talenta merupakan persoalan yang kompleks, khususnya jika menyangkut skala nasional. Menurutnya perlu dibentuk tim kerja yang paham tentang manajemen talenta, karena salah satu kunci keberhasilannya bergantung pada kualitas para pemimpin. “Untuk skala nasional, saya kira kita perlu membuat tim kerja manajemen talenta yang dipimpin langsung oleh Presiden dan para Menteri serta Kepala Institusi Pemerintah menjadi person in charge, bentuk road map dengan gugus tugas yang konkret, sederhana saja misalnya apa yang ingin dicapai 5 atau 10 tahun ke depan, simple tapi fokus, libatkan juga kalangan profesional atau private sector dengan kompetensi yang belum dimiliki di birokrasi,” tambahnya.

Dari konteks talent ASN, Kepala BKN mengaku ingin menggencarkan pembangunan talent pool secara maksimal. Ia mengungkapkan BKN sendiri sudah melakukan talent pool dengan membangun assessment center yang terjangkau. “Di sepanjang tahun 2018 misalnya, BKN sudah melakukan talent pool terhadap 2.984 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator. Selain itu, kita juga lakukan talent pool terhadap 100.000 jabatan pelaksana dan kita sudah miliki big data itu, tapi itu pun belum cukup untuk talent management nasional, ini masih bagian kecil dari data kompetensi yang kita butuhkan,” ungkapnya. des