09
Agst

Pengelolaan SDA Indonesia yang Tepat, Dorong Masyarakat “Kaya” di Negerinya Sendiri

Samosir-Humas BKN, Indonesia dianugerahi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa dengan kekayaan alam yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Kesadaran dan kemauan kita sebagai warga negara untuk mengelola alam secara optimal akan mendorong kita dan juga masyarakat mampu menjadi “kaya” di negerinya sendiri.

Adalah Ratna Gultom, pendiri Silimalombu Ecovillage yang terletak di Desa Silimalombu, Kabupaten Samosir menguraikan betapa ia hampir tidak membutuhkan uang karena kebutuhan sehari-harinya dapat ia peroleh dari alam tempat ia tinggal yang ia kelola bersama keluarganya. Hal itu disampaikan Ratna dalam acara Sharing Session Penyampaian Inovasi Daerah, sebagai agenda terakhir dalam rangkaian acara The 2nd ASEAN Resource Center (ARC) Workshop & Launching: ASEAN Pool of Experts on Civil Service (A-EXPECS), Kamis (8/8/2019). Di hadapan delegasi ASEAN, pejabat tinggi dan jajaran pegawai BKN, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Kamis (8/8/2019), Ratna mengungkapkan pentingnya kita mengelola alam secara berkesinambungan agar mampu memanen kemanfaatan yang terkandung di dalamnya. “Saat kita sudah berhasil memanen, mengolah dan memasarkan produk hasil pengelolaan alam yang kita lakukan, kita justru dapat menghasilkan uang,” ujarnya seraya tersenyum.

Supranawa Yusuf, dalam sambutan sekaligus penutupan rangkaian acara tersebut. (foto: mia)

Sebelumnya, Sekretaris Utama BKN, Supranawa Yusuf, dalam sambutan sekaligus penutupan rangkaian acara tersebut menyampaikan terima kasih atas kehadiran perwakilan delegasi negara ASEAN dan kerja sama dari Pemerintah daerah terkait hingga acara tersebut berlangsung dengan lancar hingga usai. “Kami berharap seluruh peserta dapat mengambil manfaat dari acara ini termasuk berbagi pengalaman dalam tata kelola kepegawaian menuju terwujudnya good governance, khususnya dalam pelayanan publik di sejumlah bidang seperti pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pariwisata, ekonomi, lingkungan dan kewirausahaan lokal”. dep

Perwakilan delegasi negara ASEAN (foto: mia)