10
Sep

Pertahankan Performa Pelayanan Informasi Publik Secara Prima, BKN Pelajari Teknologi Informasi Terbaru

Jakarta – Humas BKN, Sejak pertama kali mengelola aspirasi dan laporan publik dengan memanfaatkan teknologi informasi pada Tahun 2015, Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah berhasil menyelesaikan sedikitnya 12.312 aspirasi dan laporan publik. Kepala Bagian Hubungan Media dan Pengaduan Masyarakat BKN, Viktor Saing, Selasa (10/9/2019) di ruang kerjanya, mengatakan bahwa teknologi informasi sangat membantu tugas BKN sebagai badan publik di bidang pelayanan informasi publik. “Sejak Tahun 2015, aplikasi LAPOR! sangat membantu Pengelola Pengaduan Publik di BKN dalam menjalankan tugasnya. BKN sangat merasakan manfaat positif dari berkembangnya teknologi informasi melalui aplikasi LAPOR!,” katanya.

Meski demikian, Viktor tidak ingin seluruh Pengelola Pengaduan Publik di BKN berpuas diri karena perkembangan Internet of things (IoT) sangat pesat dan juga mempengaruhi prilaku publik, termasuk dalam menyampaikan aspirasi dan laporan publik. “Perkembangan IoT cepat sekali. Untuk itu, BKN ingin terus beradaptasi agar selalu dapat memberikan pelayanan informasi publik secara optimal,” ucapnya.

Saat ini, Viktor merujuk pada satu aplikasi baru berbasis open source bernama freshdesk. “Fitur-fitur untuk mendukung pekerjaan pelayanan informasi publik tersedia lengkap dan terintegrasi di freshdesk, hal itu memudahkan tim untuk melacak dan mengelola aspirasi dan laporan dari berbagai kanal dalam satu kotak masuk, menentukan ambang waktu untuk merespons dan menyelesaikan aspirasi dan laporan, menghindari kesalahan duplikasi penyelesaian satu aspirasi dan laporan oleh lebih dari satu orang, merubah status aspirasi dan laporan, memberikan lebih dari 1 respons atas 1 aspirasi dan laporan, memberikan respons yang sama dan konsisten terhadap aspirasi dan laporan sama yang datang berulang, memberikan kesempatan untuk diskusi secara tim, bisa dikerjakan oleh lintas unit kerja, mengelola seluruh akun media sosial dalam satu dashboard dan masih banyak lagi,” jelasnya.

Walaupun kini seluruh kanal pelayanan informasi publik sudah terintegrasi dalam LAPORBKN!, Viktor tetap berkomitmen agar seluruh Pengelola Pengaduan Publik terus berkembang seiring dengan kencangnya perkembangan teknologi informasi. “Selain itu, riset juga terus dilakukan untuk mempelajari pola prilaku publik dalam menyampaikan Pengelola Pengaduan ke BKN,” tutupnya. ber