16
Mei

Roadmap Organisasi Semestinya Terpampang Jelas dalam Ruang-ruang Pegawai

Jakarta-Humas BKN, Biro Perencanaan BKN menggelar Expose Program Monitoring dan Evaluasi Kerja Sama Luar Negeri, Kamis (16/5/2019), di ruang rapat gedung 3 lantai III, Kantor Pusat, BKN, Jakarta.Pada kesempatan itu hadir sejumlah Pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya dan Pratama BKN seperti Sekretaris Utama BKN, Supranawa Yusuf, Kepala Pusat Pengembangan ASN BKN, Ahmad Jalis, Direktur Perundang-undangan Julia Leli Kurniatri dan Direktur Pengolahan Data Kepegawaian Heni Sri Wahyuni dan sejumlah pegawai yang memaparkan hasil pelatihan yang mereka ikuti di luar negeri sebagai bagian realisasi Program Kerja sama Luar Negeri.

Salah satu delegasi BKN yang mengikuti program tersebut yakni Astried Rachmadina dan Helmi Wardhani, yang mengikuti ASEAN Plus New Wave Leadership Development HR Innovations, 26-30 Maret 2019, di Bangkok, Thailand. Pada kesempatan itu, keduanya memaparkan 5 isu inovasi di bidang Human Resources (HR) di tahun 2019. Sejumlah isu yang disampaikan dalam diskusi tersebut yakni di antaranya bahwa di tahun 2019 organisasi-organisasi cenderung akan menaikkan target enggagement pegawai hingga 45%. “Ini dilakukan mengingat pegawai telah dinilai sebagai aset penting bagi eksistensi organisasi,” jelas Astried.

Salah satu langkah membangun engagement terhadap organisasi dilakukan dengan menanamkan pemahaman
roadmap atau peta jalan yang akan ditempuh organisasi dengan menempel roadmap dan poster berisi kalimat motivatif di ruang-ruang kerja pegawai agar mereka senantiasa bersemangat, paham posisi dan mengarahkan kerja sesuai target organisasi.

Di sisi lain Astried juga memaparkan akan pentingnya sebuah organisasi “aware” terhadap gejala disengagement atau ketidakloyalan di antaranya dengan tanggap terhadap ciri-ciri yang muncul dalam diri pegawai seperti tidak menunjukkan sikap konfrontatif dan tidak berkontribusi maksimal terhadap organisasi dan pegawai mengerjakan pekerjaan hanya secukupnya atau tidak memberi hasil lebih.

Astried menambahkan, organisasi-organisasi saat ini cenderung diwarnai oleh kehadiran generasi milenial yang juga berpotensi mengalami disengagement. Terhadap itu organisasi disarankan menyikapinya dengan banyak melibatkan mereka dalam kerja-kerja organisasi dengan memberi ruang cukup bagi mereka untuk berpendapat, berkreasi dan berinovasi yang searah dengan tujuan organisasi. dep