17
Mei

Tingkatkan Nilai Akuntabilitas, BKN akan Integrasikan e-Kinerja dan SAPK

Jakarta-Humas BKN, Tim Kelompok Kerja (Pokja) Penguatan Akuntabilitas Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar kegiatan Verifikasi Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB), di Kantor BKN Pusat, Jakarta, Jumat (17/05/2019). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Direktur Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) BKN, Neny Rochyany serta Inspektur BKN, A. Darmuji dan dihadiri oleh anggota tim Pokja Penguatan Akuntabilitas BKN.

Kepala Sub Direktorat Pengelolaan Database dan Analisis Sistem Informasi Kinerja Pegawai ASN pada Direktorat Kinerja ASN BKN, Sugiharto menyampaikan bahwa Penguatan Akuntabilitas tersebut bertujuan untuk peningkatan kapasitas dan akuntabilitas kinerja pada Instansi Pemerintah. Keberhasilan Pokja Penguatan Akuntabilitas tersebut ditentukan oleh dua sub komponen penilaian, yaitu penguatan akuntabilitas kinerja dalam komponen pengungkit dan kapasitas akuntabilitas kinerja organisasi dalam komponen hasil. “Melalui penilaian tersebut akan diketahui peningkatan kinerja dan akuntabilitas pada Instansi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sugiharto memaparkan bahwa nilai penguatan akuntabilitas BKN Tahun 2018 mencapai nilai 3,75 dari bobot 6 sebagai nilai terbesar. “Nilai tersebut terbilang meningkat sebesar 0,6 dari tahun sebelumnya yakni 3,15,” tambahnya.

Pokja Penguatan Akuntabilitas BKN memiliki rencana aksi yang akan dilakukan sebagai tindak lanjut guna mencapai target dan meningkatkan nilai akuntabilitas, diantaranya melalui pengembangan aplikasi e-kinerja dan tunjangan kinerja, mengintegrasikan aplikasi e-kinerja dan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK), serta menggelar bimbingan teknis pemanfaatan data pengukuran kinerja individu terhadap kinerja organisasi. kaw