31
Agst

Review Magang BKN “Liputan Menpan-RB”

Ayu

Ayu Yuhana

Seiring perkembangan zaman, perkembangan teknologi dan informasi semakin berkembang. Karena sebab itu, membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas, handal, dan berkompeten. Institusi perguruan tinggi dituntut melakukan sesuatu guna mempersiapkan mahasiswanya menghadapi persaingan. Salah satu cara menghadapi persaingan tersebut adalah dengan praktik ke dunia kerja atau biasa disebut magang. Magang ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat menerapkan teori yang telah didapatkan di bangku kuliah.

Saya Ayu Yuhana adalah mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Pasundan Bandung, yang memilih Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai tempat untuk mengembangkan kemampuan profesional dalam kajian komunikasi khususnya pada bidang Public Relations (PR). BKN merupakan sebuah institusi pemerintahan yang berada di Jl. Mayjen No.12 Jakarta Timur.

Banyak yang saya pelajari disini, salah satunya di bagian “Publikasi dan Dokumentasi” adalah kegiatan “Liputan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB)”. Bagaimana saya mendapat kepercayaan untuk meliput seseorang yang penting merupakan hal yang sangat membanggakan. Sebelum hari H (18/8/2016), saya dibimbing untuk survei lokasi, dan diberi arahan oleh Kepala Sub Bagian Dokumentasi Sugeng Suharsono.

Tanggal 9 Agustus 2016, hal pertama yang dilakukan sebelum tugas liputan adalah briefing. Liputan dimulai dari datangnya Asman Abnur (Menpan-RB) yang disambut oleh Bima Haria Wibisana Kepala BKN. Mulai dari Ruang Computer Assisted Test (CAT), sampai ke Ruang Data.

Untitled

Asman (baju putih), bersama Bima (Baju Batik).

Liputan ini bukanlah sesuatu yang mudah ataupun sulit, butuh keterampilan untuk menggunakan kamera juga pengaturan dasar mengenai ISO, Shutter Speed dan Diafragma. Bagaimana komposisi rules of thirds agar terlihat menarik. Tantangannya adalah harus cepat tanggap dan mengambil foto sebanyak mungkin agar memperoleh dokumentasi yang paling pas, karena moment ini merupakan sesuatu yang tidak dapat diulang. Hal ini membuat pemikiran saya mengenai dunia kerja yang nyata lebih terbuka, dari pada teori yang telah saya pelajari.

Kebanggaan lainnya adalah saat beradaptasi dengan staff Biro Humas BKN dan teman-teman magang lainnya, seperti Univ. Padjajaran, Univ. Brawijaya, Univ. Negeri Jakarta, dan UNS Solo.

Kurangnya dari kegiatan ini adalah tidak adanya evaluasi setelah liputan Menpan-RB dari bagian publikasi dan dokumentasi, karena menurut saya evaluasi sangat penting untuk progress kegiatan lainnya.

Terima kasih untuk bimbingan dan ilmunya.