| BKN Kebakaran |
| Monday, 04 June 2012 09:32 |
|
Api dan asap tebal di halaman Kantor Pusat BKN, Jakarta.Sabtu pagi (2/6) sekitar pukul 09. 00 WIB api membubung tinggi disertai asap hitam mengepul ke angkasa menambah polusi udara Jakarta. Kurang lebih 100 orang berkerumunan menyaksikan api berkobar-kobar di lapangan upacara kantor BKN Jakarta Timur. Itulah simulsi penanganan bencana kebakaran yang dilakukan oleh Biro Umum dan Perlengkapan BKN bekerja sama dengan dinas kebakaran Pemda Jakarta.
Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Pepen J. Effendi (ke dua dari kiri) memberikan arahan singkat dalam kesiapan simulasi Damkar BKN.Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Pepen J. Effendi didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Aris Windiyanto sebelum acara simulasi dimulai menyampaikan pengarahannya kepada segenap pegawai di lingkungan Biro Umum dan perlengkapan khususnya bagian rumah tangga yang melibatkan petugas cleaning service, petugas kantin dan petugas keamanan. Dalam pengarahannya Pepen J. Effendi mengatakan bahwa semua elemen tanpa kecuali mempunyai tanggung jawab bersama untuk menjaga kantor kita dari bahaya kebakaran. BKN merupakan kantor pengelola manajemen kepegawaian yang di dalamnya menyimpan berbagai arsip kepegawaian yang sangat penting dan menyangkut kepentingan dokumen kepegawaian PNS se-Indonesia. “Untuk itu kita perlu mengenali dan mengetahui jenis jenis penyebab kebakaran, sehingga kita dapat menanggulanginya secara tepat,” jelas Pepen.
Sebelum simulasi dimulai, Triyanto (bertopi merah) dengan sigap dan penuh keyakinan memeragakan berbagai cara penanggulangan kebakaran baik menggunakan karung basah, alat pemadam api ringan (APAR) atau hydrant disertai dengan trik-trik yang aman dalam pelaksanaannya.Dalam kesempatan berikutnya Triyanto Instruktur dari Dinas Pemadam Kebakaran Pemda DKI Jakarta memaparkan jenis jenis penyebab kebakaran dan cara penanggulangannya. Pada umumnya kebakaran dapat dikelompokkan ke dalam 4 jenis . Pertama kebakaran yang disebabkan oleh benda benda cair seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) dan zat cair kimia lainnya. Kedua kebakaran yang disebabkan oleh benda padat, seperti kayu, batu bara, kertas , plastik, karet dll. Ketiga kebakaran yang disebabkan karena konsletting listrik. Ke empat kebakaran yang disebabkan gas. Cara penanggulangannya berbeda satu dengan lainnya. Misalnya kebakaran yang disebabkan oleh karena BBM tidak boleh mengunakan air untuk memadamkannya. “Dengan air, api tidak padam, malah bias bisa melebar kemana mana karena minyak tidak bisa campur dengan air,” ungkap Triyanto.
Aksi Damkar BKN padamkan api.Setelah semua peserta simulasi merasa paham maka diberi kesempatan untuk mencoba dan mempraktekkannya seperti yang dicontohkan. Peserta antusias karena mereka merasa ilmu ini sangat berguna dan bersentuhan langsung dengan kehidupan mereka sehari-hari baik di kantor maupun di rumah tangganya masing-masing. Pada umumnya mereka behasil dengan baik dalam usahanya memadamkan api tanpa ada yang cidera. (kiss/twr/pet) |