| Dengan Semangat Integritas Berstandar Tinggi, BKN Terus Exist Melayani |
| Wednesday, 13 June 2012 17:11 |
|
Jakarta-Humas BKN, pimpinan dan segenap pegawai BKN saat ini melanjutkan yang sudah dibangun oleh pendirinya. Bahkan “semangat” yang dibangun merupakan integritas yang berstandar tinggi sehingga BKN sampai saat ini masih exist melayani. Ungkapan tersebut disampaikan Wakil Kepala BKN Eko Sutrisno dalam acara Pengukuhan Pengurus Baru Perhimpunan Pensiunan BKN (P2BKN) pada Senin, (11/6). Acara pengukuhan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Gd. II Lt. 2 Kantor Pusat BKN Jakarta. Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Utama BKN Edy Sujitno, Kepala Biro Kepegawaian Anie Ratna Santoso, Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Pepen J. Efendi, Pengurus lama dan Pengurus P2BKN terpilih periode 2012-2014 serta anggota P2BKN.
Waka BKN Eko Sutrisno (tengah) didampingi Sesma BKN Edy Sujitno (kanan) dan Pembina P2BKN Prapto Hadi saat mengukuhkan Pengurus Baru P2BKN Periode 2012-2014.Eko Sutrisno menambahkan bahwa untuk menjaga eksistensi BKN tersebut tentunya memerlukan peran dan dukungan dari segenap pengurus dan anggota P2BKN. Lebih jauh Eko Sutrisno menyampaikan bahwa keberadaan P2BKN dari sisi kedinasan sangat baik dan merupakan media komunikasi untuk saling membangun sinergi. “Silaturahmi diyakini akan membuat seseorang selalu sehat, memiliki usia lebih panjang dan mendapat rezeqi lebih bagus,” ujar Eko Sutrisno.
Selain anggota P2BKN, hadir juga beberapa Pejabat Eselon di lingkungan BKN.Sementara itu Edy Sujitno dalam arahannya menyampaikan bahwa pada prinsipnya BKN siap memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan P2BKN sesuai dengan regulasi yang berlaku. “Mungkin para pensiunan BKN bisa diberdayakan dalam pengelolaan Koperasi Pegawai, “ ujarnya, “Hal ini masih perlu dibicarakan dengan pihak koperasi,” imbuhnya. Dalam hal penghargaan terhadap pensiunan, Edy Sujitno menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan lagi mengadakan pelepasan terhadap pensiunan namun akan diganti dengan pemberian tali asih. “Filosofi yang terkandung adalah dimaksudkan untuk mengikat dan merekatkan silturahmi bukan melepaskan mereka dari instansi BKN ini,” jelas Edy Sujitno.
Ketua P2BKN terpilih Sugirwo (depan paling kiri) bersama beberapa anggota P2BKN lainnya.Dalam kesempatan yang sama, salah satu pembina P2BKN yang juga mantan Kepala BKN Papto Hadi menekankan perlunya program 100 hari oleh pengurus baru. Menurut Prapto Hadi dalam masa 100 hari pertama tersebut akan dipergunakan untuk menyusun program kerja pengurus periode 2012-2014. “Perlu menetapkan visi dan misi serta tindak lanjut program perencanaan,” jelas Prapto Hadi. (bal/kis) |