| Edisi XIV- November 2010 |
| Monday, 05 April 2010 11:31 | ||||
PENGANTAR REDAKSI
Bahagia rasanya kami bisa hadir dengan menyajikan berita-berita seputar kepegawaian ke hadapan pembaca. Masalah kepegawaian barangkali bukan topik yang menarik bagi sebagian orang. Orang lebih tertarik kepada politik, ekonomi, atau berita seputar olah raga. Namun kami berusaha agar informasi-informasi yang kami sajikan bisa menarik minat orang untuk mengetahui lebih lanjut masalah kepegawaian. Dan akan lebih baik lagi jika informasi tersebut bisa berguna bagi siapa saja yang membutuhkan. Dengan kata lain informasi kami bisa sebagai "informasi yang mencerahkan" sesuai motto kami.
Edisi kali ini, kami menghadirkan sosok mantan Kepala BKN Prof. Prijono Tjiptoherijanto yang mengupas Komisi Kepegawaian Negara (KKN). Komisi ini sangat diperlukan keberadaannya untuk membangun kepegawaian menjadi lebih baik. Pemahaman kita tentang komisi ini masih sangat minim oleh karena itu sangat tepat bila kita mengupas hal tersebut. Komisi Kepegawaian Negara yang telah diamanatkan dalam undang-undang Nomor 43 Tahun 1999, lebih dari sepuluh tahun amanat tersebut belum direalisasikan. Apa yang menjadi kendala di lapangan? Untuk melengkapi wawancara dengan Prijono Tjiptoherijanto, kami juga sajikan wawancara Prof. Miftah Toha, Guru besar UGM sebagai orang yang tahu persis konsep tentang Komisi Kepegawaian Negara.
Selain wawancara dengan tokoh-tokoh tersebut, rubrik opini kali ini juga menampilkan gagasan-gagasan yang bisa memperkaya pengetahuan kita mengenai kepegawaian. Tidak ketinggalan pula berita reformasi birokrasi di Kantor Regional II BKN Surabaya yang terus berbenah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
Pembaca yang terhormat,
Pada terbitan akhir tahun ini, kami berharap semoga apa yang telah kami sajikan dari awal tahun ini sampai sekarang bisa memberi manfaat. Akhir tahun saatnya untuk menilai kinerja kita, berhasil atau gagal. Hal-hal yang baik harus dipertahankan dan jika perlu ditingkatkan.
Terakhir bagi saudara-saudara kita yang ada di Wasior, Mentawai, Jogja dan Jawa Tengah yang sedang tertimpa bencana, semoga diberi ketabahan dalam menghadapai cobaan. Jangan putus asa dan jangan menyerah. Masa depan tetap menunggu...
|
||||