Indonesian (ID)English (United Kingdom)

AGENDA KEGIATAN

April 2014
S M T W T F S
30 31 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 1 2 3
PEGAWAI KANREG I IKUTI PRESENTASI PP, UPKP, DAN TEST KOMPETENSI KEPEGAWAIAN

Peningkatan kualitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) mutlak diperlukan dalam rangka mewujudkan organisasi modern seiring dengan agenda besar reformasi birokrasi yang digalakkan pemerintah. Berbagai cara dapat ditempuh yang salah satunya melalui peningkatan pendidikan formal baik dengan menempuh pendidikan tingkat S1, S2, maupun S3.

Untuk dapat mengakomodir kebutuhan para pegawai yang telah menempuh pendidikan lebih tinggi, maka pada tanggal 26-27 Maret 2013 yang lalu Kanreg I BKN Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan “Presentasi Peningkatan Pendidikan dan Ujian Penyesuaian Kenaikan pangkat (UPKP)”. Kegiatan ini diikuti delapan belas (18) pegawai dengan rincian tiga (3) pegawai untuk S2, empat belas (14) pegawai untuk S1, yang diselenggarakan di ruang rapat Kanreg I BKN. Sementara untuk Ujian penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP) diikuti satu orang pegawai dengan menggunakan media Computer Assisted Test (CAT). Kegiatan ini menghadirkan fasilitator dan tim penguji dari Biro Kepegawaian BKN Jakarta. Dihadapan tim penguji, para pengawai yang telah menyelesaikan pendidikannya ini melakukan presentasi perihal hasil penelitian/tugas akhir/thesis yang telah dihasilkan.

(Para peserta CAT calon peserta diklat analis kepegawaian sedang mengerjakan soal, dan presentasi peningkatan pendidikan)

 

Pada tanggal 28 Maret 2013, Kanreg I BKN juga menyelenggarakan kegiatan Test Kompetensi Kepegawaian Calon Analis Kepegawaian Keahlian/Ketrampilan yang nantinya dapat diusulkan untuk mengikuti Diklat Fungsional Analis Kepegawaian. Seleksi peserta diklat Analis Kepegawaian ini menggunakan instrument Computer Assisted Test (CAT).

Kepala Bagian Pengembangan Pegawai BKN Jakarta Achmad Slamet Hidayat saat pembukaan test menyatakan, hasil dari test CAT ini hanya menjadi salah satu saja dari unsur kelulusan. Ada faktor lain yang menjadi pertimbangan diantaranya kedisiplinan, tingkat kehadiran, serta critical age (kesenioran). Ditambahkannya, calon analis yang akan diangkat ini juga harus siap ditempatkan diseluruh kantor BKN se-Indonesia karena dibukanya jabatan analis kepegawaian ini tentunya didasarkan pada formasi yang tersedia. Selain untuk proses seleksi, penggunaan metode CAT ini juga dapat dimanfaatkan oleh para peserta untuk mengetahui tingkat pemahaman mereka tentang materi kepegawaian. (Rdl)