Indonesian (ID)English (United Kingdom)

Agenda Kegiatan

April 2014
S M T W T F S
30 31 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 1 2 3
KANREG I BKN TERSAMBAR PETIR

 

Pada tanggal 20 Desember 2010 jam 14.00 WIB saat Wakil Kepala BKN, Bapak Drs. Eko Sutrisno, M.Si memberikan arahan kepada pejabat eselon II, II, IV serta para analis kepegawaian dan pranata komputer di ruang rapat, terjadihujan lebat yang dikuti sambaran petir yang mengakibatkan listrik mati, sesaat kemudian terjadi sambaran petir yang cukup keras dan kelihatan berwarna merah menyebar diatas atap gedung. Bahkan ada beberapa karyawan yang menyaksikan petir menyambar penangkal petir yang belum lama dipasang. Suara yang menggelegar dan kilatan yang begitu terang membuat sebagian karyawan panik keluar ruangan.

Pegawai Rumah tangga langsung mendata kemungkinan kerusakan, didapati kerusakan pada genset untuk ruang komputer dan server , lima komputer rusak pada card LAN yang dirinci 3 (tiga) komputer dilantai III, 2 (dua) dilantai II, serta cart LAN pada server juga rusak, yang cukup parah adalah wifi out door yang dipasang pada tower termasuk powernya.

Karena besarnya petir ada karyawan yang komentar, “untung listrik PLN mati duluan, sehingga banyak peralatan elektronik yang sudah mati” yang lain berkomentar “untung sudah pakai penangkal petir yang baru”.

Rekanan yang memasang instalasi langsung dipanggil untuk klarifikasi, setelah diadakan pemerinsaan diputuskan untuk menambah sumur untuk membumikan petir.

Menurut beberapa sesepuh disekitar kantor, mencerikan bahwa sekitar kantor dari Kantor kabupaten Sleman (Ndenggung) sampai jombor merupakan langganan cleret tahun (kalau sekarang disebut punting beliung). Daerah ini mempunyai curah hujan yang banyak dan berpotensi banyak petir.

Fenomena sambaran petir merupakan gerakan yang tidak terduga, Petir pada dasar ilmiahnya hanya mencari penyaluran arus dengan sirkuit terpendek awan-bumi. Tentunya besar muatan sambaran petir sangat fluktuatif dan bervariasi tergantung dari terbentuknya perbedaan potensial yang terjadi di awan.

Penangkal petir adalah rangkaian jalur yang difungsikan sebagai jalan bagi petir menuju ke permukaan bumi, tanpa merusak benda-benda yang dilewatinya. Kita tidak bisa memprediksi 100% arah sambaran, tetapi dengan sistem penangkal Petir yang baik bisa mengurangi resiko akan terkena sambaran. Penangkal petir berfungsi melindungi daerah daerah yang rawan dan beresiko tinggi akan adanya sambaran petir.

Saat muatan listrik negatif di bagian bawah awan sudah tercukupi, maka muatan listrik positif di tanah akan segera tertarik. Muatan listrik kemudian segera merambat naik melalui kabel konduktor, menuju ke ujung batang penangkal petir. Ketika muatan listrik negatif berada cukup dekat di atas atap, daya tarik menarik antara kedua muatan semakin kuat, muatan positif di ujung-ujung penangkal petir tertarik ke arah muatan negatif. Pertemuan kedua muatan menghasilkan aliran listrik. Aliran listrik itu akan mengalir ke dalam tanah, melalui kabel konduktor, dengan demikian sambaran petir tidak mengenai bangunan. Tetapi sambaran petir dapat merambat ke dalam bangunan melalui kawat jaringan listrik dan bahayanya dapat merusak alat-alat elektronik di bangunan yang terhubung ke jaringan listrik itu, selain itu juga dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan. Untuk mencegah kerusakan akibat jaringan listrik tersambar petir, biasanya di dalam bangunan dipasangi alat yang disebut penstabil arus listrik