Indonesian (ID)English (United Kingdom)

Agenda Kegiatan

April 2014
S M T W T F S
30 31 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 1 2 3
SOSIALISASI PENILAIAN PRESTASI KERJA

Pada hari Rabu tanggal 29 April 2009 di Kantor Regional II BKN Surabaya diadakan sosialisasi Penilaian Prestasi Kerja (SKI) PNS yang disampaikan oleh Direktur Rekrutmen dan Kinerja Pegawai BKN Bapak Drs. Purwanto, MM.

Dalam kesempatan itu beliau memaparkan bahwa di lingkungan PNS dikenal dengan DP-3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan) yang diatur dalam PP 10 Tahun 1979. Penilaian pelaksanaan pekerjaan pegawai merupakan proses kegiatan yang dilakukan untuk mengevaluasi tingkat pelaksanaan pekerjaan atau unjuk kerja (perfomance appraisal) seorang pegawai.

Kemudian ada Kebijakan penyempurnaan PP nomor 10 tahun 1979 tentang Pokok-pokok Kepegawaian, antara lain :

  • Amanat UU No. 43 Th. 1999 Psl 12 dan Psl. 20. Penilaian Prestasi Kerja dilaksanakan untuk mewujudkan PNS yang profesional, bertanggung jawab, jujur dan adil, melalui pembinaan yang dilaksanakan berdasar-kan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja, serta untuk menjamin obyektivitas dalam mempertimbangkan pengangkatan dalam jabatan dan kenaikan angkat.
  • Penyempurnaan DP3-PNS secara umum diarahkan sesuai dengan perkembangan tuntutan kualitas dalam pembinaan SDM-PNS untuk membangun dan mendayagunakan perilaku kerja produktif.
  • Penilaian Prestasi Kerja merupakan alat kendali agar setiap kegiatan pelaksanaan tugas pokok oleh setiap PNS, selaras dengan tujuan yang telah ditetapkan dalam Renstra dan Renja Organisasi
  • Penilaian prestasi kerja PNS secara sistemik menggabungkan antara penetapan sasaran kerja individu dengan penilaian perilaku kerja.
  • Sasaran Kerja Individu (SKI) yang telah disusun dan disetujui bersama antara atasan langsung dengan PNS yang bersangkutan, ditetapkan sebagai kontrak prestasi kerja, selanjutnya pada akhir tahun SKI tersebut digunakan sebagai standar/ukuran penilaian prestasi kerja.
  • Penilaian prestasi kerja berdasarkan SKI ini bersifat obyektif, terukur, akuntabel, partisipatif dan transparan.
  • Penilaian prestasi kerja dilakukan berdasarkan ukuran tingkat capaian SKI yang meliputi aspek : kuantitas, kualitas, waktu dan/atau biaya.
  • Penilaian tidak terbatas pada Penilaian SKI tetapi juga penilaian melalui pengamatan perilaku kerja meliputi : orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin, kerja sama, dan kepemimpinan.

Setiap PNS wajib menyusun SKI sebagai rancangan pelaksanaan kegiatan tugas pokok jabatan sesuai dengan rincian tugas, tanggung jawab dan wewenangnya.

SKI disusun dan ditetapkan sebagai rencana operasional pelaksanaan tugas pokok jabatan dengan mengacu pada Renstra dan Renja.

Setiap kegiatan tugas pokok ditetapkan bobotnya sesuai dengan tingkat kesulitan dan tingkat prioritas pekerjaan dan ditetapkan sasaran kerja yang akan dicapai sebagai indikator keberhasilan kerja serta target sebagai hasil output yang diwujudkan dengan mempertimbangkan aspek kuantitas, kualitas, waktu dan/atau biaya.

Selain Masalah SKI juga disampaikan tentang Sistem Rekrutmen dan Seleksi dengan Computer Assisted Test (CAT).

Tujuan penggunaan CAT
  • Mempercepat proses pemeriksaan dan laporan hasil ujian.
  • Menciptakan standarisasi hasil ujian secara nasional.
  • Menetapkan standar nilai
Keunggulan/Manfaat Penggunaan CAT
  • Peserta tes dapat mendaftarkan melalui internet.
  • Peserta tes mengerjakan soal sesuai dengan kecepatannya dalam menjawab setiap pertanyaan.
  • Peserta tes dapat dinilai langsung sesuai dengan hasil yang diperoleh.