Indonesian (ID)English (United Kingdom)

Agenda Kegiatan

April 2014
S M T W T F S
30 31 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 1 2 3
Pelatihan LPSE Kanreg III BKN

 

E-Procurement adalah proses pengadaan barang/jasa pemerintah yang pelaksanaannya dilakukan secara elektronik yang berbasis web/internet dengan memanfaatkan fasilitas teknologi komunikasi dan informasi yang meliputi pelelangan umum secara elektronik yang diselenggarakan oleh Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Pelaksaanaan e-procurement ini merujuk kepada Peraturan Presiden no 54 mengenai pengadaan barang dan jasa pemerintah berbasis elektronik. Perkembangan zaman menuntut instansi pemerintahan untuk merubah sudut pandang dan cara kerja yang ada. Jika selama ini pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintah dilaksanakan melalui jalur manual, maka kini semua pengadaan barang dan jasa pemerintah harus melalui jalur elektronik melalui website resmi kementerian dan lembaga pemerintah pusat maupun daerah.

 

 

 

Perubahan inilah yang membuat Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara bekerja sama dengan LPSE Kementerian Keuangan wilayah Jawa Barat melakukan pelatihan penggunaan LPSE di Kantor Kanreg III BKN, Jl. Surapati no.10 Bandung. Pelatihan yang diikuti oleh delapan orang pegawai Kanreg III yang sudah memiliki sertifikat pengadaan barang dan jasa ini bertujuan untuk pemantapan pemberian pemahaman penyediaan barang/jasa secara elektronik kepada panita pengadaan barang/jasa.

Pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2011 ini diadakan karena ditargetkan tahun ini BKN Kanreg III sudah melaksanakan pengadaan barang/jasa secara elektronik. BKN Pusat sendiri memasang target pada tahun 2012 seluruh kantor BKN pusat maupun regional sudah melaksanakan pengadaan barang/jasa secara elektronik.

Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan bagaimana menggunaan aplikasi e-Procurement LPSE. Aplikasi ini dapat diakses oleh semua Panitia Pengadaan dengan melakukan pendaftaran di LPSE terdekat dengan menunjukkan SK tentang Penunjukan Panitia Pengadaan dari instansinya untuk mendapatkan kode akses aplikasi e-Procurement LPSE. Selanjutnya, Panitia Pengadaan yang mengakses aplikasi ini bisa melakukan pengumuman lelang, membuat jadwal lelang, mendata pendaftar , memberikan penjelasan kepada peserta lelang mengenai lelang, melakukan evaluasi terhadap penawaran, dan menentukan pemenang lelang.

Diharapkan dengan diberlakukannya penyediaan barang/jasa secara elektronik ini dapat mempermudah proses administrasi, mendapatkan penawaran yang lebih kompetitif serta lebih memberikan kesempatan bagi perusahaan mikro untuk mengajukan penawaran, mempermudah pertanggungjawaban bagi panitia pengadaan, menciptakan persaingan yang sehat, serta untuk mendapatkan perusahaan penyedia barang/jasa yang memenuhi persyaratan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.