Indonesian (ID)English (United Kingdom)

BAHAN WORKSHOP HRMS

Agenda Kegiatan

April 2014
S M T W T F S
30 31 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 1 2 3
Arsip Konsultasi
Nama:
Kategori:

Nama: Hasbar Rasjid, A.Md
Unit Kerja/Instansi: Bappeda Banggai Kab. Bangkep
Tanggal Kirim: Kamis, 03 Agustus 2006
Pertanyaan/Jawaban:

Ingin menanyakan masalah Izin belajar. Saya PNS lulus tahun 2005 ijazah Diploma III, sebelum jadi PNS saya lagi kuliah kejenjang S1, setelah saya terima SK PNS tahun 2006 ini saya ingin melanjutkan kuliah saya yang sementara saya cuti untuk lebih terfokus kepekerjaan. Tapi ternyata kepegawaian Banggai mengatakan tidak bisa ada izin belajar sebelum 2 tahun masa kerja terhitung SK PNS bukan SK CPNS. Jadi bagaimana nasib saya apakah memang tidak bisa melanjutkan kuliah sebelum masa kerja 2 tahun terhitung SK PNS. Kalau memang begitu undang2nya maka sia-sia kuliah yang saya jalani itu karna posisi saya skarang sudah KKN dan tinggal masuk lab dan menyusun Skripsi. Saya lanjut di S1 Sipil. Terima Kasih Atas Informasinya mudah-mudahan bisa membantu saya.


Nama: amiruddin,s.kom
Unit Kerja/Instansi: pemerintah
Tanggal Kirim: Jumat, 21 Juli 2006
Pertanyaan/Jawaban:

saya seorang guru smk / pns diterima pada tahun 2004, istri saya adalah pns (perawat di rumah sakit Mamuju Utara, prov, sulawesi barat) diterima tahun 2004, apakah bisa mengajukan perpindahan/mutasi ikut suami, bagaimana prosedurnya? terima kasih


Nama: hamsa
Unit Kerja/Instansi: diknas mamuju
Tanggal Kirim: Selasa, 18 Juli 2006
Pertanyaan/Jawaban:

guru honor


Nama: Sr. Angela Ssps
Unit Kerja/Instansi: saya kerja dgn org miskin/ pendatang.
Tanggal Kirim: Rabu, 28 Juni 2006
Pertanyaan/Jawaban:

Saya sangat prihatin dgn situasi adik saya yg kerja di cina di makasar. satu hari bosnya pergi kerja dan adiku yg menjaga rumah.pd siang hari sorang ibu datang,sangat ramah dan baik dgn adikku.setelah mereka baku pandang, adikku menjadi tak sadar lagi dan apa saja yg dikatakan ibu itu adikku turuti saja.bahkan dia menyuruhh adikku mandi. saat adikku mandi dia ambil uang sebanyak 5 juta, 4 juta milik Bos dan 1 juta milik adikKu. Dan sekarang Bosnya minta adikku harus bayar uang Rp, 4 Juta itu samanya.Dan sebagai pekerja dia tak punya uang sedikitpun samanya. dan karena dia tak punya uang adikku harus tinggal dirumah Bos itu sampai uang itu lunas. Apaka ini tindakan yg adil? Adiku itu tak tahu apa yg akan terjadi. Setiap orang yg kena hipnotist tentu mengalami apa yg adiku alami. Apakah pantas dan adil kalau adikKu harus membayar semua uang yg hilang itu kepada Bosnya? Tolong saya masih menungguh jawaban dariMu yg tahu baik hukum dan aturan di makasr ujung pandang sini. Tolong bantu saya secepatnya. Trima kasih Tuhan memberkati Suster Angela.