Indonesian (ID)English (United Kingdom)

Agenda Kegiatan

April 2014
S M T W T F S
30 31 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 1 2 3
KANREG V BKN ADAKAN PELATIHAN / WORKSHOP ANALISIS JABATAN, ANALISIS BEBAN KERJA, DAN EVALUASI JABATAN UNTUK PROPINSI DKI JAKARTA DAN LAMPUNG SERTA KABUPATEN / KOTA DI WILAYAHNYA
Indeks Artikel
KANREG V BKN ADAKAN PELATIHAN / WORKSHOP ANALISIS JABATAN, ANALISIS BEBAN KERJA, DAN EVALUASI JABATAN UNTUK PROPINSI DKI JAKARTA DAN LAMPUNG SERTA KABUPATEN / KOTA DI WILAYAHNYA
Page 2
Semua Halaman

KANREG V BKN ADAKAN PELATIHAN / WORKSHOP ANALISIS JABATAN, ANALISIS BEBAN KERJA, DAN EVALUASI JABATAN UNTUK PROPINSI DKI JAKARTA DAN LAMPUNG SERTA KABUPATEN / KOTA DI WILAYAHNYA

Kakanreg V BKN : Pelatihan analisis jabatan ini ditujukan sebagai pedoman bagi Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Pusat dan Daerah dalam melakukan penyusunan kebutuhan riil Pegawai Negeri Sipil dilingkungannya berdasarkan beban kerja dan kompetensi jabatan serta evaluasi jabatan dengan memperhatikan profile daerah dan kondisi geografis

Pemberian tanda peserta sebagai simbol dibukanya workshop Anjab, ABK, dan Evaluasi Jabatan

Sesuai dengan kebijakan Pemerintah melalui Peraturan Bersama Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Keuangan tentang Penundaan Sementara Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), di mana dalam masa penundaan tersebut (1 September 2011 sampai dengan 31 Desember 2012), setiap instansi Pemerintah (Pusat dan Daerah) diwajibkan melakukan penghitungan jumlah kebutuhan PNS yang tepat berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja, dan evaluasi jabatan serta kewajiban untuk menyusun proyeksi kebutuhan PNS selama lima tahun ke depan yang pemenuhannya dilakukan secara berkesinambungan dengan sasaran prioritas per tahun yang jelas sesuai dengan kemampuan keuangan negara dan hasilnya disampaikan paling lambat 30 Juni 2012; maka Badan Kepegawaian Negara/BKN (yang dalam hal ini diwakili oleh Kanreg V BKN, Pusat Pendidikan dan Pelatihan/Pusdiklat BKN, serta Direktorat Standar Kompetensi Jabatan/Stankomjab BKN) bekerjasama dengan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan & RB), serta Departemen Dalam Negeri melakukan Pelatihan / Workshop Analisis Jabatan, Analisis Beban Kerja, dan Evaluasi Jabatan bertempat di Ruang Pusiban, Kantor Gubernur Propinsi Lampung pada tanggal 18-23 Juni 2012.

Workshop yang diikuti oleh lebih kurang 112 orang peserta yang berasal dari empat unit kerja (Unit Organisasi dan Tata Laksana, Unit Badan / Bagian Kepegawaian Daerah, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan) Propinsi DKI Jakarta, Propinsi Lampung serta Kabupaten / Kota di Wilayahnya ini dibuka dengan laporan dari penyelenggara, Kepala Kanreg V BKN, N.Hasyim Hadisaputro, SH. Dalam laporannya ia menyatakan bahwa

4

saat ini perencanaan, pengembangan dan distribusi PNS belum sepenuhnya optimal sehingga berdampak kontra-produktif pada upaya mewujudkan profesionalisme PNS seperti terjadinya mismatch antara kompetensi dengan jabatan, ketimpangan akibat distribusi yang kurang tepat, penempatan dan pemanfaatan pegawai yang belum optimal dan ini mengakibatkan terjadinya jumlah pegawai yang belum sesuai dengan kebutuhan organisasi.

4

Dalam upaya mengatasi berbagai permasalahan tersebut, diperlukan perbaikan dalam penyelenggaraan manajemen kepegawaian yang mengarah pada upaya peningkatan kualitas manajemen PNS. Analisis Jabatan, Analisis Beban Kerja (ABK) serta Evaluasi Jabatan dianggap hal paling rasional untuk melakukan penghitungan kebutuhan PNS di masing-masing Pemerintah Daerah sesuai dengan kebutuhannya. Adapun tujuan dari workshop ini adalah sebagai pedoman bagi Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Pusat dan Daerah dalam melakukan penyusunan kebutuhan riil Pegawai Negeri Sipil dilingkungannya berdasarkan beban kerja dan kompetensi jabatan serta evaluasi jabatan dengan memperhatikan profile daerah dan kondisi geografis.

Workshop kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan kata sambutan dari Deputi SDM PAN-RB yang diwakili oleh Deputi Pengembangan Kepegawaian BKN, DR. Djoko Sutrisno, M.Si; yang menyatakan bahwa workshop ini memiliki tujuan utama untuk memberi pengertian untuk meningkatkan pemahaman akan kebijakan moratorium PNS yang dikeluarkan oleh Pemerintah, di mana masing-masing instansi Pemerintah diwajibkan melakukan penghitungan jumlah kebutuhan PNS hingga akhir juni 2012 untuk dapat mengajukan formasi tahun 2013; serta untuk memahami analisis jabatan, analisis beban kerja, dan pedoman analisis jabatan serta peraturan pelaksanaannya.

Pemberian materi dari narasumber dimulai setelah workshop secara resmi dibuka oleh  Gubernur Propinsi Lampung yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Propinsi Lampung dengan mengalungkan tanda peserta kepada dua orang perwakilan peserta. Materi dimulai dengan Pengantar Analisis Jabatan, Praktek serta Pemaparannya oleh Tim Analisis Jabatan yang terdiri dari Drs. Yudi Yitno selaku Direktur Stankomjab, MA; Aansyori, S.Sos, M.Si; Tatang Riyanto, S.Pd; dan Jul Zweison Ambran, ST. Sebelum memulai penjelasan materi, dilakukan pre-test terlebih dahulu untuk mengetahui sejauhmana tingkat pengetahuan peserta akan analisis jabatan. Setelah dilakukannya pre-test barulah materi dimulai. Dalam penjelasannya, narasumber mengatakan bahwa Analisis Jabatan adalah Proses pengumpulan data jabatan untuk dianalisis, disusun, dan disajikan menjadi informasi jabatan dengan menggunakan metode tertentu. Tujuannya untuk menyediakan informasi jabatan sebagai fondasi/dasar bagi program manajemen kepegawaian, kelembagaan, ketatalaksanaan, dan pengawasan. Sedangkan informasi yang dibutuhkan terdiri dari Identitas Jabatan (Nama, Kode, Unit Kerja, Letak dalam Struktur, Ikhtisar Jabatan), Uraian Jabatan (Uraian Tugas, Bahan Kerja, Alat Kerja, Hasil Kerja, Wewenang, Korelasi Jabatan, Kondisi Lingkungan Kerja, Keadaan/Resiko Bahaya), serta Syarat Jabatan (Pangkat dan Golongan Ruang, Pendidikan, Kursus/Pelatihan, Pengalaman Kerja, Pengetahuan, Ketrampilan, Bakat Kerja, Temperamen Kerja, Minat Kerja, Upaya Fisik, Kondisi Fisik, dan Fungsi Pekerja).

Selain Analisis Jabatan, materi yang dipaparkan dalam pelatihan ini juga berupa materi Penataan dan Pemetaan PNS yang dibawakan oleh Tim terdiri dari Andrayati, SH, MM; Marleny Manatar, SE, M.Si; Doyo Hadi Widodo, S.Sos; dan Rachman Hadi Nugroho. Materi ini berisi penjelasan akan Perhitungan Jumlah Kebutuhan Pegawai dan Prakteknya serta Penataan PNS dan Proyeksi Kebutuhan PNS selama 5 tahun dan Prakteknya. Kemudian materi terakhir yang dipaparkan oleh Tim Evaluasi Jabatan (Sri Dadi Handayani, SH; Herman, S.Sos, M.Si; Hermawan Wahidin, A.Md; serta Rinaldi Koesrin, SE, MA) adalah Pengantar Evaluasi Jabatan dan Pemeringkatan Jabatan/Job Grading, Praktek, & Pemaparannya.

 


Para peserta terlihat bersemangat dalam mengikuti pelatihan

Setelah mengikuti semua materi yang dipaparkan selama kurang lebih enam hari tersebut, para peserta berhak memperoleh sertifikat pelatihan analisis jabatan, analisis beban kerja, dan evaluasi jabatan. (ast).