Indonesian (ID)English (United Kingdom)

Agenda Kegiatan

April 2014
S M T W T F S
30 31 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 1 2 3
Menpan Buka Workshop Penataan dan Pemetaan Kebutuhan Pegawai

Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar membuka secara resmi workshop Penataaan dan Pemetaan Kebutuhan Pegawai, pembukaan dilaksanakan di Gedung Bina Graha, Propinsi Sumut, Jalan Diponegoro No. 21 Medan. Setelah pembukaan, workshop yang berlangsung dari tanggal 12 s.d 17 Desember 2011 di Gedung Serba Guna, Kanreg VI BKN Medan dan dilanjutkan dengan peninjauan ke unit kerja Kantor Regional VI BKN Medan.

Menpan Azwar Abubakar antara lain menjelaskan bahwa tujuan pelatihan adalah untuk memberikan pengertian kebijakan penundaan sementara penerimaan CPNS atau moratorium penerimaan CPNS. Menjelaskan praktek analisis jabatan, analis beban kerja dan pedoman perhitungan jumlah kebutuhan PNS, serta pedoman evaluasi jabatan. Menjelaskan dasar hukum Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 jo PP 54 Tahun 2003, Permen PAN-RB No 33 dan 34 Tahun 2011 serta peraturan Kepala BKN sebagai pelaksanaannya.

Sementara itu Plt Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho mengatakan dalam sambutannya memberikan apresiasi atas pelaksanaan workshop sebagai bagian dari upaya untuk menyelesaikan berbagai masalah yang berhubungan dengan persoalan analisis jabatan dan analisis beban kerja, termasuk di dalamnya terkait dengan penentuan kebutuhan riil PNS sebagai Aparatur Negara.


Oleh karena itu, sebagai pelayan masyarakat, Aparatur Negara senantiasa dituntut untuk memiliki sumber daya dan kompetensi yang dapat mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Hal tersebut mengingat sumber daya dan kompetensi aparatur sangat mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemerintah yang baik, yakni pemerintahan yang efektif dan efisien, yang didukung dengan kerjasama yang harmonis secara baik dan benar dari semua pihak.

 


Untuk mencapai kinerja dan produktifitas Pemda dan mempercepat terwujudnya penyelenggaraan pemerintah yang baik sesuai dengan semangat reformasi birokrasi, maka penting dilaksaankan analisis jabatan dan analisis beban kerja serta evaluasi jabatan yang merupakan langkah strategis untuk mengetahui pentingnya suatu posisi jabatan dan seberapa besar beban kerja setiap posisi jabatan serta jumlah PNS yang dibutuhkan secara riil pada setiap satuan kerja pemerintah daerah.

Hal ini dimaksudkan agar terpenuhinya tuntutan kebutuhan untuk menciptakan efektivitas dan efisiensi serta profesionalisme SDM aparatur yang memadai pada sertiap instansi, serta mampu melaksanakan tugas-tugas umum pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan secara lancar, yang dilandasi semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan Negara serta sebagai unsur Aparatur Negara yang mampu memberi pelayanan kepada masyarakat secara profesional.


Sedangkan Wakil Kepala BKN Eko Sutrisno mengatakan bahwa keberhasilan penerapan ISO 9001:2008 bukan hanya ditentukan oleh upaya sepihak oleh para pegawai Kanreg VI BKN Medan sebagai instansi penyedia layanan, akan tetapi keberhasilannya membutuhkan dukungan instansi pemerintah yang menerima pelayanan yaitu Pemda dan perwakilan pemerintah yang ada di wilayah tersebut dalam arti berbagai persyaratan yang ditentukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prosedur yang dirumuskan dalam pedoman mutu.

“Oleh karena itu, selaku pimpinan BKN saya memberikan apresiasi yang sitinggi-tingginya kepada Saudara peserta workshop Penataan dan Pemetaan Kebutuhan Pegawai karena dukungan sepenuhnya dari saudara ikut menentukan keberhasilan Kantor Regional VI BKN Medan memperoleh sertififat ISO 9001:2008 yang diserahkan oleh Direktur TUV Nord Indonesia Certification Body,” ujar Eko Sutrisno,. (Humas BKN Medan).