Indonesian (ID)English (United Kingdom)

info mobile

Agenda Kegiatan

April 2014
S M T W T F S
30 31 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 1 2 3
PENYERAHAN DAFTAR NAMA TENAGA HONORER KATEGORI I YANG MEMENUHI KRITERIA

 

Penyerahan Daftar Nama Tenaga Honorer Kategori I yang memenuhi kriteria (MK) untuk pemerintah daerah oleh  Kepala Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin dan perwakilan Direktorat Pengendalian Kepegawaian BKN, di Aula Junjung Buih, Kanreg VIII BKN Banjarmasin, Selasa, 3 April 2012. Dihadiri Pejabat-pejabat  Struktural dari 44 BKD Prov / Kab / Kota sewilayah Kanreg VIII BKN Banjarmasin (Kalsel, Kalteng, Kaltim).
Hasil daftar nama ini telah melewati proses verifikasi dan validasi yang lumayan panjang oleh BKN dan BPKP. Proses yang dimulai sejak tahun 2010 hingga 2012 ini menghasilkan 2 kriteria; memenuhi kriteria (MK) dan tidak memenuhi kriteria (TMK) berdasarkan SE Menpan-RB No 5 tahun 2010 dan Perka BKN No 20 tahun 2010, sedangkan butir-butir kriteria MK berdasar dari PP No. 48 Tahun 2005 jo PP No 43 tahun 2007. Sangatlah wajar baik pemerintah daerah maupun masyarakat sangat menanti-nanti jawaban terhadap kebijakan ini.
Kakanreg berpesan agar setiap SKPD di daerah bijak saat mengakomodir pengaduan dari masyarakat, baik itu ketika menjelaskan, mengklarifikasi, atau menenangkan masyarakat agar mereka menjadi mengerti. Pemerintah menyediakan waktu untuk uji publik hasil pengumuman selama 14 hari. Masa 14 hari ini dapat digunakan masyarakat untuk bersama-sama memantau, memeriksa, mengawasi, dan melaporkan jika menemukan sesuatu yang tidak sesuai.

“Pada SE Menpan No 03 tahun 2012 disebutkan bahwa setiap instansi daerah wajib mengumumkan nama-nama tenaga honorer yang memenuhi kriteria melalui media massa baik cetak ataupun elektronik selama 14 hari lamanya,” tegas Kakanreg.
Selain itu Kakanreg juga mengingatkan kembali untuk pengusulan tenaga honorer kategori II nanti harus ada pernyataan langsung dari pimpinannya/pejabatnya, sehingga harus lebih hati-hati saat pemberkasan, karena akan mendapatkan sanksi jika ada kesalahan.
Pada kesempatan pertemuan ini, seluruh perwakilan BKD yang hadir juga bersepakat untuk mengumumkan daftar tersebut secara serentak pada tanggal 9 April 2012. Pengumuman ini dapat dilihat di papan pengumuman Kantor BKD setempat atau media massa baik cetak atau elektronik, selain itu juga dapat dilihat di www.bkn.go.id/honorer.
Prosentase jumlah tenanga honorer yang memenuhi kriteria sangat bervariasi mulai dari 1% hingga 80% dari jumlah usul keseluruhan. Seperti Kota Bontang yang hanya 1 orang kategori MK dari 15 berkas usulan, sedangkan Kab. Hulu Sungai Selatan 61 diputuskan MK dari total 88 usulan, dan daerah yang terbanyak MK adalah Kab. Kutai Kartanegara 260 dari 320 usulan.
“320 orang telah kami usulkan namun yang lulus validasi hanya 260, kami berharap sisanya bisa masuk kategori II, karena luas wilayah kabupaten kami sangat luas dan kami banyak membangun sekolah-sekolah di pedalaman, maka kami memerlukan tenaga pendidik yang juga banyak. Kalau masalah APBD tidak perlu khawatir, kami yakin kami mampu.” Tutur Kabid Pengadaan dan Data Formasi Pegawai, BKD Kutai Kartanegara, Achdeniansyah Noer, S.Sos, M.Si.
Menurut pendapat rekan-rekan dari BKD usulan yang TMK dapat masuk kategori II lagi karena dianggap mereka masih berhak untuk mengikuti tes kategori II, membiarkan mereka saling bersaing lebih baik daripada tidak sama sekali. Mereka juga meminta alasan TMK turut diumumkan pula, supaya bisa lebih jelas jika ada masyarakat yang menanyakan. Berkaitan dengan hal tersebut Kakanreg telah menerangkan bahwa tenaga honorer kategori yang TMK belum tentu bisa masuk ke kategori II, semuanya harus diperiksa kembali. Untuk selanjutnya setelah masa uji publik selesai dan tidak ada pengaduan maupun sanggahan dari masyarakat, maka tenaga honorer yang namanya telah tercantum dalam daftar bisa melakukan pemberkasan untuk diusulkan CPNS sesuai dengan peraturan dan waktu yang akan ditentukan dikemudian hari. (diah/tim website)