Indonesian (ID)English (United Kingdom)

PENGUMUMAN

AGENDA KEGIATAN

April 2014
M T W T F S S
31 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 1 2 3 4

sms kepegawaian

SKP Akan Hadir Gantikan DP3 PDF Print E-mail
Written by Humas   
Friday, 29 June 2012 16:59

Pekanbaru, Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau sering disebut dengan DP 3 pada saat ini sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan keadaan dan kebutuhan hukum dalam pembinaan PNS. Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno saat membuka Workshop Penyusunan dan Penilaian Sasaran Kinerja Pegawai Se-Wilayah Kerja Kantor Regional XII BKN Pekanbaru pada Kamis (28/6). Lebih lanjut Eko Sutrisno menjelaskan bahwa Sasaran Kerja Pegawai (SKP) yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 46 tahun 2011 akan diberlakukan pada 1 Januari 2014 dan merupakan upaya pembinaan PNS untuk meningkatkan profesionalisme dan produktifitas. “DP 3 yang sampai saat ini masih digunakan dalam menilai kinerja PNS dirasakan tidak menganut sistem objektifitas tetapi lebih kepada subjektifitas dalam pelaksanaannya. Kondisi ini dirasakan sudah tidak sesuai lagi dengan tuntutan Reformasi Birokrasi yang saat ini selalu diupayakan oleh pemerintah,” jelas Kepala BKN yang baru dilantik pada 21 Juni lalu.

 

 

Kepala BKN Eko Sutrisno (tengah) saat memberikan arahan kepada peserta yang didampingi oleh Deputi Bina Kinerja dan Perundang-undangan Suwidjo Kusprijo Murdono (kanan) dan Kepala Kanreg XII BKN Pekanbaru Dede Djunaedhy (kiri)

 

Deputi Bidang Bina Kinerja dan Peraturan Perundang-undangan BKN Suwidjo Kusprijo Murdono yang turut hadir dalam workshop ini memaparkan bahwa SKP ini di antaranya bertujuan untuk memotivasi pegawai agar bekerja lebih terencana dan terukur. Setelah itu SKP dapat digunakan untuk mengembangkan karir atau promosi pegawai dan dasar penentuan pelatihan pegawai serta mutasi pegawai. DP 3 yang akan segera diganti dianggap banyak memiliki kekurangan yaitu; kebanyakan menganggap sebagai formalitas, tidak terukur dan lebih banyak menyampaikan perilaku pegawai. Lebih jauh Kusprijo menjelaskan bahwa bobot penilaian SKP lebih dititikberatkan pada prestasi kerja sebanyak 60 persen, sedangkan perilaku kerja hanya berbobot 40 persen. Dengan demikian diharapkan setiap pegawai harus selalu memiliki semangat, integritas dan kemampuan dalam bekerja melayani masyarakat.

 

Workshop ini diikuti oleh 41 peserta perwakilan Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan BKD se-wilayah kerja Kanreg XII BKN Pekanbaru

 

Para peserta foto bersama dengan Direktur Rekrutmen dan Kinerja Pegawai Purwanto yang turut hadir memberikan materi pada hari kedua

 

Kepala Kanreg XII BKN Pekanbaru Dede Djunaedhy melaporkan kepada Kepala BKN bahwa acara yang berlangsung selama dua hari tersebut dihadiri oleh 41 perwakilan Pejabat eselon III dan IV di lingkungan Badan Kepegawaian Daerah di wilayah kerja Kanreg XII BKN. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada peserta yang telah hadir mengikuti acara workshop tersebut. (dro)