28
Okt

2019, BKN Targetkan Miliki Data Kompetensi 13.856 Pimpinan Tinggi Birokrasi

IMG-20161027-WA0015

Kepala BKN, Bima Haria Wibisana (foto kanan) saat memaparkan materi tentang “Assessment Center for Global Competitive Indonesia Civil Servant”, dalam 40th International Congress on Assessment Center Methods. Dep

Bali-Humas BKN, Sebagai instansi yang diberikan kewenangan melakukan penilaian kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus berupaya mewujudkan database (talent pool) kompetensi ASN. Sejak tahun 2015 penilaian kompetensi (assessment) telah dilakukan dan sukses menilai 1026 pejabat dan kandidat pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT). Proses assessment kemudian dilanjutkan pada tahun 2016 dan telah diikuti oleh 1043 peserta. “BKN menargetkan pada tahun 2019 telah selesai menilai kompetensi 13.856 pejabat JPT  dan calon pejabat JPT (yang saat ini menduduki jabatan administrator). Pernyataan tersebut disampaikan Kepala BKN, Bima Haria Wibisana saat memaparkan materi tentang “Assessment Center for Global Competitive Indonesia Civil Servant“, dalam 40th International Congress on Assessment Center Methods, yang mengangkat tema “Building Next Generation Leadership”, Kamis (27/10/2016) di Grand Hyatt Bali.

Pada kesempatan itu, Kepala BKN menguraikan sejatinya BKN mentargetkan adanya penilain kompetensi seluruh ASN di Indonesia, namun mengingat adanya keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan anggaran, BKN memprioritaskan penilaian kompetensi pada pejabat JPT dan kandidat pengisi JPT. Namun ke depan BKN berencana melakukan akreditasi terhadap lembaga dan asesor d luar BKN untuk mendukung proses penilaian kompetensi ASN.

Pada acara yang dikelola oleh Daya Dimensi Indonesia ini dipaparkan pula sejumlah materi antara lain “Assessment Data, Gender, and How to#LeadLikeAGirl”  oleh Tacy Byham dari Development Dimensions International kemudian “The Implementation of a Holistic Competency Assessment Framework in the Indonesian Ministry of Public Works and Public Housing” yang disampaikan oleh Chitra Mardi Rahayuningsih dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Rencananya kongres akan berlangsung hingga Jumat, 28 Oktober 2016. dep