20
Mei

Agen Perubahan Harus Turut Mendorong Realisasi Reformasi Birokrasi

Jakarta – Humas BKN, Biro Perencanaan dan Organisasi BKN memfasilitasi Bimbingan Teknis atau Bimtek membekali para Agen Perubahan di lingkungan BKN dalam memahami Reformasi Birokrasi (RB). Acara tersebut digelar pada Kamis, (20/5/2021), secara daring dan luring. Bimtek tersebut diikuti para agen perubahan dari unit kerja di BKN Pusat, Kantor Regional, Pusbangpeg ASN dan UPT BKN.

Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi BKN, Heri Susilowati menyebutkan bahwa pelaksanaan Bimtek ini merupakan tindak lanjut PermenPAN-RB Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Agen Perubahan sebagai dasar dalam mewujudkan Reformasi Birokrasi dari sisi perubahan pola pikir dan budaya kerja di lingkungan BKN. “Agen Perubahan menjadi faktor penting untuk membangun perubahan perilaku dan budaya kerja, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas tapi juga dalam memberikan keteladanan perilaku di lingkungan unit kerja”.

Di samping itu, perwakilan Kementerian PAN-RB selaku narasumber Bimtek, Gempar Ganefianto dan Hasyyati Yusrina memberikan penjelasan kepada Agen Perubahan BKN mengenai peran dan kontribusi yang semestinya dimainkan. “Peran agen perubahan tidak hanya menuntut hadirnya keteladanan dalam individu mereka sendiri, tetapi juga membutuhkan hadirnya kecakapan sosial yang mampu menggerakkan perubahan pola pikir dan budaya kerja serta mendorong partisipasi aktif pegawai pada pembangunan organisasi”.

Menurut Gempar Ganefianto, perubahan dalam mendukung Reformasi Birokrasi ini tidak hanya perlu dilakukan secara top to down, tapi juga melalui down to top yang dapat diperankan oleh para Agen Perubahan di masing-masing unit kerja. “Tidak semua orang suka dengan perubahan. Dengan kecakapan sosial, Agen Perubahan BKN diharapkan dapat memberikan dampak pada lingkungan kerjanya untuk menciptakan kondisi dan sistem yang dapat mendorong suatu lingkungan berubah menjadi lebih baik,” terangnya.

Sementara itu Hasyyati Yusrina memaparkan tentang 5 (lima) hal yang diperlukan agar kehadiran Agen Perubahan dalam organisasi menjadi efektif, yakni komitmen pimpinan, sifat partisipatif, rasa memiliki dalam menumbuhkembangkan suatu organisasi, ketersediaan sumber daya manusia dan lingkungan yang kondusif. Menurutnya, sekecil apa pun perubahan berperan penting karena memiliki dampak yang signifikan dalam mewujudkan lingkungan kompetitif dan profesional untuk terus memacu organisasi pada perubahan yang lebih baik. nsp