23
Jan

Agenda Setting yang Baik akan Mendorong Efektivitas Pola Komunikasi yang dibangun Humas Pemerintah

Rosarita Niken Widiastuti, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). dok. dep

Jakarta-Humas BKN, “Komunikasi yang dibutuhkan hari ini tidak hanya yang berisi data dan fakta, tapi data dan fakta yang bisa membentuk rasa. Tingkat kepercayaan menjadi unsur yang memengaruhi keberterimaan publik dalam mengonsumsi sebuah informasi”.

Adalah Adita Irawati, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, menyampaikan hal tersebut dalam Pertemuan Humas Kementerian dan Lembaga, Rabu (23/1/2019). Adita melanjutkan penting kiranya Humas Pemerintah mengelola data dan fakta sedemikian rupa agar mampu menggugah rasa publik yang kemudian membentuk frame pemikiran yang positif atas kinerja Pemerintah.

Salah satu materi paparan. dok. dep

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika tersebut Adita menyampaikan Praktisi Humas juga perlu menyusun agenda setting isu agar publikasi informasi tidak bersifat reaktif tapi disusun dengan sadar untuk mencapai target outcome tertentu. “Agenda setting yg baik akan mendorong etektifnya pola komunikasi yang dibangun Humas Pemerintah kepada publik”.

Pada kesempatan tersebut, Adita menyampaikan sejumlah evaluasi atas kinerja kehumasan Pemerintah di antaranya ke depan Humas Kementerian dan Lembaga Negara harus mampu menjelaskan isu secara terbuka sehingga tidak terus menjadi sorotan publik. Berkaitan dengan evaluasi yang telah diberikan, Adita menyampaikan sejumlah rekomendasi yakni Humas Pemerintah diarahkan untuk lebih proaktif dalam menjalankan fungsi komunikasi pemerintahan ketimbang reaktif terhadap isu yang berkembang; Humas Pemerintah perlu lebih sering menjalankan agenda setting, framing atas isu dan narasi tunggal dalam menjalankan fungsi komunikasi pemerintahan; Antarhumas Pemerintah diminta lebih koordinatif dalam mengemas isu yang akan dikomunikasikan kepada publik.

Di bagian lain, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Rosarita Niken Widiastuti menyampaikan saat ini Kemenkominfo telah meluncurkan Government Public Relations (GPR) TV. Humas Instansi Pemerintah diharapkan berkontribusi memasok konten yang dapat ditayangkan dalam GPR TV. “GPR TV dapat dimanfaatkan untuk mendesiminasikan informasi yg diterbitkan instansi seperti pernyataan pidato menteri atau kepala lembaga kepad a publik”. dep