01
Des

Akhir Tahun, Permintaan Pelaksanaan Ujian ASN Berbasis CAT Terus Berdatangan

Jakarta-Humas BKN, Kepala Sub Bidang Sertifikasi dan Pelaporan Seleksi pada Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen (PPSR) BKN, Afriani, Kamis (1/12/2016), di Kantor Pusat BKN menjelaskan meski saat ini sudah di penghujung tahun, permintaan instansi pemerintah dalam pelaksanaan ujian menggunakan Computer Assisted Test (CAT) terus berdatangan. “Setelah kami merampungkan pelaksanaan Ujian Kenaikan Pangkat  Penyesuaian Ijazah (UKP PI) dan ujian seleksi peserta Pendidikan Latihan Kepemimpinan (Diklatpim) III, pada bulan Desember ini sudah terjadwal permintaan UKP PI dan Ujian Dinas Tingkat I Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo, kemudian terdata juga permintaan pelaksanaan seleksi Tes Kompetensi Dasar (TKD) Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Kementerian Perhubungan. Selain itu, terdapat pula permintaan pelaksanaan UKP PI pegawai Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah”.

Terhadap permintaan pelaksanaan ujian berbasis CAT dari berbagai instansi itu, Afriani mengatakan BKN berkomitmen menjaga kepercayaan yang ada dengan terus mengevaluasi pelaksanaan tes/ seleksi yang telah digelar. “Komitmen meningkatkan kualitas pelaksanaan seleksi berbasis CAT terus digelorakan di internal kami. Upaya yang terus dilakukan di antaranya dengan mengevaluasi dan mengembangkan kualitas bank soal dan aplikasi yang diterapkan dalam pelaksanaan tes. Komitmen kami ke depan harus senantiasa lebih baik”.

Sebelumnya, pada Selasa (29/11/2016) telah digelar UKP PI dan ujian seleksi peserta Diklatpim III bagi ASN di sejumlah Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkum HAM di Indonesia, di antaranya ASN Kanwil Kalimantan Timur, Kanwil Lampung, Kanwil Bangka Belitung dan Kanwil Bengkulu. Kepala Bagian Umum  Kemenkum HAM Kanwil Kalimantan Timur, Amri Diapari Harahap kepada tim Humas BKN mengatakan kepercayaan Kemenkum HAM kepada CAT BKN di antaranya karena melalui sistem CAT, dapat diperoleh hasil seleksi yang memuat unsur objektivitas dan transparansi. “Melalui CAT para peserta dapat melaksanakan tes dengan konten soal yang berbeda-beda meski melaksanakannya pada waktu dan tempat yang sama dengan peserta lain. Nilai tes juga dapat diketahui secara cepat selepas tes selesai”. Amri melanjutkan dengan tes berbasis CAT diharapkan tidak ada lagi prasangka negatif terhadap siapa yang nantinya lolos naik pangkat ataupun lulus dalam ujian tertentu. “Melalui tes berbasis CAT ini juga dapat diperoleh informasi sosok-sosok pegawai dengan kualitas kompetensi terbaik yang kemudian dapat dipertimbangkan menyandang pangkat ataupun menduduki posisi tertentu. “Dari hasil seleksi CAT kami juga akan mendapat informasi kualitas kompetensi pegawai yang kemudian dapat menjadi salah satu referensi penyusunan program pengembangan pegawai”, pungkas Amri.dep