21
Agst

Anggota TNI/POLRI yang mengisi JPT Wajib ikuti Seleksi Terbuka

29ff1e7b455b00672e8cd6f6e3b3565d

sumber foto : http://www.tni.mil.id/

Jakarta-Humas BKN, Perihal beredarnya pemberitaan tentang ketentuan yang mengatur prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) dalam menduduki jabatan ASN, Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan kepada media menyampaikan bahwa setiap anggota TNI/POLRI yang ingin menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) di birokrasi Pemerintah harus mengikuti seleksi terbuka sesuai dengan syarat/ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Meskipun demikian, Pasal 148 PP 11/2017 menyebutkan bahwa terdapat beberapa jabatan ASN tertentu di instansi Pusat yang dapat diisi oleh prajurit/anggota TNI/POLRI.

Selanjutnya Ridwan menekankan bahwa dalam Pasal 150 di PP yang sama dijelaskan bahwa TNI/POLRI yang menduduki jabatan ASN tidak dapat beralih status menjadi PNS. “Setiap TNI/POLRI yang akan berkompetisi dalam pengisian JPT ASN harus mengundurkan diri dari instansi asal dan mengikuti seleksi kompetensi JPT yang ditetapkan. BKN selaku instansi pembina manajemen kepegawaian ASN tidak akan memproses pengusulan tanpa melewati prosedur pengisian JPT,” ungkapnya.

Selain itu dalam Pasal 156 di PP yang sama ditentukan bahwa Batas Usia Pensiun (BUP) bagi  prajurit/anggota TNI/POLRI yang menduduki Jabatan ASN tidak mengikuti aturan BUP Jabatan ASN, tetapi tetap mengacu pada masing-masing ketentuan BUP yang diatur dalam perundang-undangan bagi TNI/POLRI. des