17
Des

Bangun Mindset Gender dalam Penyusunan Program Kerja K/L

Jakarta-Humas BKN, Asisten Deputi Gender Bidang Politik dan Pengambilan Keputusan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, A. Darsono, mengatakan Kementerian/Lembaga Pemerintah perlu melakukan penerapan, perencanaan dan penganggaran yang responsif gender (PPPR) di berbagai bidang pembangunan, baik pada level nasional maupun daerah. Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan paparan “Rencana Aksi Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) bagi Kementerian/Lembaga (K/L) Tahun 2016”, yang digelar Kamis (17/12/2015) di Hotel Grand Cemara, Jakarta Utara.

“Kementerian/Lembaga perlu menyertakan mindset gender dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya. PPPR tidak harus selalu muncul namanya dalam program. Tapi dalam program dan kegiatan yang disusun K/L hendaknya terdapat subsatansi yang responsif gender, misalnya pada proses rekrutmen pegawai disampaikan secara jelas bahwa laki-laki dan perempuan dapat sama-sama mengikuti proses rekrutmen,” jelas Harsono.

Dalam acara yang dihadiri sejumlah perwakilan K/L, termasuk perwakilan BKN yakni Dais Murwati, Diah Eka Palupi, Afriani dan Sisti Harini, Darsono menjelaskan penyusunan program dan kegiatan K/L yang responsif gender sesuai dengan arahan Rencana Program Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2015-2019 yang memuat tiga isu strategis, yakni, pertama meningkatkan kualitas hidup dan peran perempuan dalam pembangunan, kedua, meningkatkan perlindungan perempuan dan berbagai tindak kekerasan, termasuk TPPO, ketiga, meningkatkan kapasitas kelembagaan pengarusutamaan gender. dep