29
Okt

Bentengi Pegawai dari Narkoba, BKN-BNN Gelar FGD

Tahun 2013: Perhari 50 Orang Meninggal Akibat Narkoba

Jakarta-HumasBKN, Guna membentuk lingkungan kerja yang nyaman dan bersih dari bahaya Narkotika dan obat terlarang (Narkoba), Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) mengadakan Focus Group Discussion (FGD). FGD tersebut bertema “Pecandu Narkoba Lebih Baik di Rehabilitasi daripada di Penjara”. Peserta FGD diikuti 30 pegawai di lingkungan BKN, terdiri dari: Keamanan, Layanan informasi (Humas), Perencanaan dan Kepegawaian. FGD berlangsung di Ruang Mawar Lt. 1 Gd. I Kantor Pusat BKN Jakarta, Selasa, (28/10/2014).

21

Kasubdit Lingkungan Kerja dan Masyarakat BNN Dikdik Kusnadi

Dalam FGD tersebut, Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Lingkungan Kerja dan Masyarakat BNN Dikdik Kusnadi menyampaikan bahwa menjaga lingkungan agar bersih dari Narkoba diperlukan kerja sama dari berbagi kalangan masyarakat, media, LSM serta organisasi kemasyarakatan (Ormas). Maraknya peredaran dan penggunaan Narkoba dewasa ini menurutnya diakibatkan kurangnya kepedulian dari berbagai pihak. “Hal itu karena masyarakat menganggap sepele bahaya Narkoba dan aspek hukum yang lemah serta tidak membuat jera para Pengedar dan Bandar Narkoba,” ucap Dikdik. Lebih lanjut Dikdik menjelaskan bahwa pada tahun 2013 sedikitnya 50 orang meninggal perhari akibat Narkoba. “Sehingga tahun 2013, Kepala BNN menetapkan sebagai tahun kepedulian terhadap pengguna Narkoba,” imbuh Didik. Sementara untuk 2014 ini, menurut Didik, Kepala BNN telah menetapkan sebagai tahun penyelamatan bagi pengguna Narkoba.

 

22

Peserta FGD sedang Mendengarkan Pengarahan dari BNN

Selanjutnya Dikdik mengajak kepada seluruh peserta FGD dapat berkontribusi dalam menjaga dan menyebarluaskan bahaya Narkoba baik dilingkungan BKN maupun di lingkungan masyarakat luas. “Terlebih kepada keluarga dengan selalu menjaga, memperhatikan dan memberikan pemahaman bahaya penggunaan Narkotika kepada putra putri kita,” terang Dikdik. Bagi para pecandu Narkoba, Dikdik menghimbau untuk melaporkan diri kepada BNN untuk direhabilitasi. “Kami menjamin bahwa BNN tidak akan memproses pidana bagi para pecandu yang bersedia dengan sukarela untuk melapor,” tegas Didik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Kesejahteraan Pegawai BKN, Pujo Setyo menyampaikan bahwa diselenggarakannya FGD ini di BKN diharapkan adanya kaderisasi dari pegawai di lingkungan BKN. “Tentunya perlu kader untuk menyebarluaskan dan mensosialisasikan bahaya penggunaan Narkoba tidak hanya di lingkungan BKN saja tetapi juga di lingkungan masyarakat luas,” tukas Pujo Setyo. Nandra/Agus

Dampak hebat penyalahgunaan Narkoba; tidak hanya merusak diri penggunanya tetapi juga merusak masa depan keluarga!