23
Sep

Bima Haria Wibisana: Seleksi Jabatan Bukan Perlombaan Menang Kalah

Jakarta-Humas BKN, Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana menegaskan bahwa seleksi terbuka yang dilakukan untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi bukan merupakan ajang perlombaan. Hal ini dikarenakan hasil akhirnya adalah pencarian kandidat dengan kompetensi yang paling tepat untuk pengisian jabatan sesuai dengan karakteristik dibutuhkan. Bukan berarti yang tidak terpilih adalah tidak baik, tetapi yang terpilih itu adalah orang yang pas atau paling cocok menempati jabatan sebagai Sekjen MPR. Pernyataan itu disampaikan oleh Bima saat memberi pengarahan kepada tujuh orang peserta seleksi jabatan Sekretaris Jenderal MPR sebelum pelaksanaan assessment di Pusat Penilaian Kompetensi ASN, Senin (21/9).

Assessment diselenggarakan selama dua hari dengan menggunakan berbagai metode assessment. Sebelumnya, tim Assessment Center BKN telah melakukan wawancara kepada Pejabat Tinggi di lingkungan MPR untuk mengetahui tugas serta karakteristik jabatan Sekjen MPR sebagai bahan pencarian potensi, kompetensi dan karakteristik yang tepat atas para kandidat.

Sesuai dengan hasil wawancara yang sudah dilakukan Tim Assessment Center BKN, terdapat 3 kompetensi yang akan dinilai untuk menempati jabatan Sekjen MPR. Kompetensi pertama yang perlu dimiliki yaitu mengenai PAKPA, kalau di MPR hal tersebut terkait dengan pengguna anggaran. Kompetensi kedua yang perlu dimiliki yaitu mengenai masalah-masalah administrasi dan kepegawaian, masalah-masalah administrasi dan kepegawaian di dalam ruang lingkup MPR merupakan salah satu hal yang perlu dipelajari para calon pejabat Sekjen MPR. Kompetensi yang ketiga yaitu mengenai substansi MPR. (fuad/tina)