26
Feb

Biro Keuangan LIPI Sambangi BKN, Pelajari Pengelolaan Anggaran

12768117_741213362676962_2926585942852733082_o

Kepala Sub Bagian Pengolah Data Elektronik, Wahyu saat pemaparan aplikasi aplikasi yang digunakan BKN (Foto:Firman)

Jakarta-Humas BKN, Berbagai prestasi yang berhasil diraih BKN khususnya terkait pengelolaan anggaran pada tahun 2015 merupakan hasil kerja yang patut diapresiasi. Keberhasilan meraih predikat terbaik ini tentunya layak untuk ditularkan ke seluruh instansi pemerintah guna mewujudkan pengelolaan keuangan dan anggaran yang akuntabel. Oleh karena itu BKN khususnya Biro Keuangan siap memberikan pengetahuan dan sharing inovasi yang telah dilakukan di BKN untuk pengelolaan anggaran keuangan. Salah satu bukti tentang hal ini adalah dengan diterimanya pejabat dan para pegawai di lingkungan Biro Keuangan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk melakukan pembelajaran tentang pengelolaan anggaran dan keuangan di BKN, Kamis (25/2/2016). Rombongan diterima langsung oleh Kepala Biro Keuangan BKN Imas Sukmariah di Ruang Biro Keuangan BKN.

Pada kesempatan itu Kepala Biro Keuangan menyampaikan bahwa kewajiban instansi pemerintah salah satunya adalah dengan melakukan pengelolaan keuangan secara tepat dan bertanggung jawab. “Instansi pemerintah berkewajiban untuk melakukan pengelolaan keuangan secara akurat, akuntable dan transparan,” jelas Imas. Lebih lanjut Kepala Biro Keuangan BKN juga menerangkan bahwa Biro Keuangan BKN mengelola 29 unit kerja di Kantor Pusat BKN ditambah 14 Kantor Regional yang seluruhnya telah menggunakan aplikasi yang sama salah satunya aplikasi Sistem Kehadiran Pegawai (SIKAP) untuk memantau kehadiran yang berhubungan langsung dengan aplikasi Pengelolaan Sistem Tunjangan Kinerja. Usai sambutan dari Kepala Biro Keuangan, acara dilanjutkan dengan pemaparan tentang aplikasi-aplikasi yang dibuat dan digunakan di BKN yang disampaikan oleh Kepala Sub Bagian Pengolah Data Elektronik Wahyu. Aplikasi-aplikasi itu antara lain Sistem Informasi Verifikasi Anggaran (SIAVA) yang dapat memonitor proses dan mencari, Aplikasi e- Monitoring rencana pencairan anggaran BKN (e-Monitoring RPA-BKN), Surat Pernyataan Tanggung jawab Belanja (SPTB) dan yang lainnya. “Pimpinan bisa memantau langsung real time pengelolaan anggaran dan dapat langsung memberi teguran pada unit terkait apabila dibutuhkan,” tambah Wahyu.

Sementara itu, maksud kedatangan rombongan Biro Keuangan LIPI ini selain menindak lanjuti pertemuan sebelumnya, mereka juga menggali informasi terkait pengelolaan anggaran yang baik. Sebagaimana disampaikan oleh ketua rombongan, tahun ini LIPI akan menggabungkan 4 Satuan kerja (satker) dalam satu DIPA. Berbagai permasalahan yang mencuat seiring penggabungan ini, untuk itu diharapkan dengan adanya proses pembelajaran ini kekhawatiran dari pengelola anggaran bisa terjawab dan teratasi. fhu