24
Jul

BKN Bagian Penyiap Landasan Pembangunan yang Kokoh

“PNS yang profesional terlahir melalui seleksi yang transparan, objektif dan akuntabel.”
(Kepala BKN, Eko Sutrisno)

Scan0019

Menjelang pertengahan tahun 2014 ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) merupakan salah satu Instansi Pusat yang digandeng Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas) sebagai ‘vendor’ dalam Pameran Perencanaan Pembangunan Nasional Tahun 2014. Tujuan Pameran tersebut adalah untuk mensosialisasikan hasil-hasil inovasi pelaksanaan pembangunan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I dan II para pemangku kepentingan di Indonesia.

BKN dihadirkan untuk mengisi Pameran tersebut karena program BKN dinilai mendukung Pemerintah dalam pembangunan nasional yang berfokus pada penyiapan landasan pembangunan yang kokoh. Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari upaya reformasi birokrasi sistem rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara nasional yang dikembangkan BKN. Sedikitnya dua hal yang dipamerkan BKN sebagai wujud keberhasilan dalam menciptakan dan menegakkan prinsip pengadaan CPNS yang bersih, objektif, kompetitif, tansparan, tidak diskriminatif, bebas korupsi-kolusi-nepotisme (KKN) serta tidak dipungut biaya. Dua hal tersebut meliputi pembangunan sistem informasi penerimaan/pendaftaran CPNS online dan metode seleksi dengan alat bantu komputer.

Sistem informasi penerimaan/pendaftaran CPNS online diwujudkan BKN dalam satu sistem yang disebut Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN). Sistem ini dapat diikuti dan dipantau melalui www.sscn.bkn.go.id. Sementara sistem rekrutmen CPNS dengan metode Computer Assissted Test yang digagas BKN dan diimplementasikan secara nasional yang selanjutnya lebih dikenal dengan metode CAT-BKN. Dengan kedua sistem yang dibangun dan dikembangkan BKN tersebut informasi pembukaan lowongan formasi CPNS lebih terbuka dan tersebar secara luas untuk diketahui publik dan metode seleksi CPNS yang transparan, objektif dan akuntabel, maka potensi untuk memperoleh putra putri terbaik bangsa lebih terbuka dan kompetitif. Subali