13
Feb

Tahun 2020, BKN Gelar Dua Kali Uji Kompetensi/Inpassing JFK

Jakarta – Humas BKN, Kepala Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Kepegawaian (Pusbin JFK), Herman mengatakan akan ada perubahan nomenklatur untuk 3 (tiga) Jabatan Fungsional Kepegawaian (JFK), yakni Analis Kepegawaian akan diubah menjadi Analis SDM Aparatur (untuk jenjang Ahli Pertama sampai Utama); Pranata SDM Aparatur untuk Analis Kepegawaian jenjang terampil; Asesor SDM Aparatur; dan Auditor Kepegawaian menjadi Auditor SDM Aparatur. Perubahan tersebut tengah disusun melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi. Penjelasan tersebut disampaikan Herman pada Rapat Persiapan Uji Kompetensi/Inpassing JFK dan Penyerahan Rekomendasi Pengangkatan yang berlangsung di Kantor Pusat BKN Jakarta pada Kamis, (13/02/2020).

Deputi BKN Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian (PMK), Haryomo Dwi Putranto. Foto:Kis

Herman juga menambahkan bahwa BKN selaku Instansi Pembina JFK akan membuka kesempatan uji kompetensi/inpassing JFK bagi instansi pusat dan daerah selama 2 (dua) kali untuk tahun 2020. “Untuk uji kompetensi/inpassing tahun ini akan diikuti oleh 84 instansi pusat dan daerah. Terhitung ada 214 jumlah pegawai yang akan ikut inpassing JFK,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi BKN Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian (PMK), Haryomo Dwi Putranto menyebutkan bahwa proses inpassing JFK tahun ini tidak berbeda dengan tahun sebelumnya. Mulai dari persiapan, uji kompetensi, sampai dengan rekomendasi pengangkatan setelah ada penetapan kebutuhan formasi di instansinya. “Tahapan ini merupakan siklus manajemen kepegawaian. Prinsip utama inpassing ini ada pada tahapan uji kompetensi untuk mengetahui pegawai yang diusulkan benar-benar kompeten di bidang JFK,” jelasnya. des