31
Mei

BKN Gelar Posbindu Penyakit Tidak Menular

Jakarta-Humas BKN, Masih dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-68 BKN, Panitia HUT BKN menyelanggarakan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular pada 23 Mei 2016 hingga 1 Juni 2016. Tenaga medis dari poliklinik BKN dr Tri Ramita Sari saat diwawancarai tim Humas BKN belum lama ini menjelaskan kegiatan Posbindu diselenggarakan dalam rangka mendukung Gerakan Masyarakat Sehat (Germas). Germas sendiri diselenggarakan sesuai instruksi Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan.

Posbindu melayani pemeriksaan darah pegawai yang meliputi cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, trigliserida, asam urat, tinggi badan dan berat badan/indeks massa tubuh. Hasil pemeriksaan tersebut dapat diketahui langsung setelah pengecekan dilakukan. Pegawai yang hasil pemeriksaannya melampaui batas normal, akan diarahkan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Dr Tri Ramita menjelaskan pelaksanaan Posbindu terpadu ini salah satunya bertujuan untuk mendeteksi sejak dini terjangkitnya penyakit tidak menular pada diri pegawai. Pada kegiatan ini, paramedis yang bertugas juga mendeteksi riwayat kesehatan pegawai. “Dari sini akan diketahui apakah seorang pegawai memiliki potensi menderita penyaktit tidak menular tertentu atau tidak. Jika berpotensi, pegawai yang bersangkutan akan mendapat arahan agar terhindar dari penyakit tersebut. Istilahnya melalui Posbindu ini kami menerapkan konsep preventif terhadap penyakit menular”.

Dalam rangkaian peringatan HUT BKN ini, selain pemeriksaan darah, digelar juga kegiatan donor darah dan pap smear untuk mendeteksi dini kanker leher rahim. Hingga berita ini diturunkan, para pegawai BKN dari unit kerja Sekretariat Utama, Kedeputian Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian, Inspektorat , Mutasi Kepegawaian dan Kedeputian Sistem Informasi Kepegawaian telah diberi kesempatan menjalani pemeriksaan kesehatan. Sementara pada Rabu (1/6/2016) akan diselenggarakan pemeriksaan untuk pegawai di lingkungan Kedeputian Pengawasan dan Pengendalian serta enam Pusat-Pusat di antaranya Pusat Perencanaan Kepegawaian dan Formasi.dep