17
Okt

BKN Gelar Workshop Guna Tertibkan Penataan Barang Persediaan

Jakarta-Humas BKN, Sebanyak 55 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengikuti Workshop Pengelolaan Penatausahaan dan Akuntansi Barang Persediaan di lingkungan BKN yang digelar oleh Biro Umum BKN di Kantor BKN Pusat, Jakarta pada Kamis (17/10/2019). Pelaksanaan workshop berdasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomer 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan, serta Peraturan Kepala BKN Nomor 43 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Barang Persediaan Pakai Habis Berbasis Teknologi Informasi di Lingkungan BKN.

Kepala Biro Umum BKN, Joko Subakti menyampaikan bahwa workshop juga dilaksanakan sebagai tindak lanjut akan rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam rangka mewujudkan penataan barang persediaan pakai habis yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel. Joko juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan penataan barang persediaan di lingkungan BKN masih mengalami beberapa kendala, seperti kurangnya kesadaran unit dalam melakukan input pakai persediaan yang menyebabkan kuantitas barang persediaan di unit tersebut masih berlebih. “Rencana ke depannya, Biro umum akan melakukan pengadaan barang persediaan setelah setiap unit mengajukan rencana usul pengadaan barang persediaan ke Biro Umum,” ujarnya.

Maulana Gilang Firdaus dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan yang hadir sebagai narasumber menjelaskan beberapa hal mengenai penataan persediaan barang, di antaranya berbagai jenis persediaan yang terdiri dari habis pakai, tak habis pakai dan bekas pakai. Kemudian, perbedaan segmen akun belanja juga ada yang dapat menghasilkan persediaan maupun tidak menghasilkan persediaan. “Paling penting yang harus dipahami, faktor suatu barang menjadi persediaan atau aset bukan dari nilai atau bentuknya, tetapi tergantung kepada substansi atau penggunaannya,” jelas Maulana. kaw