22
Nov

BKN Lepas Secara Resmi Lulusan Mahasiswa PIK Angkatan VIII

Jakarta-Humas BKN, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) menghadiri acara Pelepasan Tugas Belajar Alumni Pendidikan Ilmu Kepegawaian (PIK) Angkatan VIII yang merupakan bentuk kerja sama BKN dengan Universitas Terbuka di Pusat Pengembangan Aparatur Sipil Negara (Pusbang ASN), Ciawi, Rabu (20/11/2019). Acara pelepasan ini merupakan simbolis penyerahan kembali Mahasiswa PIK yang telah menyelesaikan Tugas Belajar untuk dapat melaksanakan kembali tugas di Instansinya.

Kepala Pusbang ASN BKN, Ahmad Jalis menyampaikan bahwa sebagai bentuk komitmen dan penghargaan terhadap para alumni PIK yang telah dinyatakan lulus, BKN langsung mengembalikan ke instansi pengirim dan memberikan Pertimbangan Teknis kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk dapat diangkat dalam jabatan Analis Kepegawaian. Hal itu dilakukan melalui penyerahan Nota Pertimbangan Pengangkatan sebagai Pejabat Analis Kepegawaian dan diharapkan segera ditindaklanjuti oleh PPK masing-masing instansi. “Kami berharap para alumni PIK secara spesifik memiliki kelebihan pemahaman dan penguasaan yang utuh dan mendalam di bidang sistem manajemen dan informasi kepegawaian,” ujarnya.

Kepala Pusbang ASN BKN melanjutkan, Trend peminat PIK saat ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan sekitar 20% jika dibandingkan dengan angkatan sebelumnya (2018). Namun, dikarenakan keterbatasan yang dimiliki oleh PIK dan BKN maka mahasiswa yang diterima tetap berjumlah 35 orang tiap tahun/angkatan. “Potensi peminat PIK BKN yang meningkat ini harus disikapi lebih serius oleh BKN,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, lima Mahasiswa PIK Angkatan VIII berhasil menyabet predikat Lulusan Terbaik, di antaranya:

  1. Sdr. Tri Hariyanto dari Kota Bogor sebagai lulusan terbaik pertama dengan IPK 3,57
  2. Sdr. Anjar Tamimy dari Provinsi Kepulauan Riau sebagai lulusan terbaik kedua dengan IPK 3 47
  3. Sdr. Dedi Jantri Roni Tauho dari Pemkab. Timor Tengah Selatan sebagai lulusan terbaik ketiga dengan IPK 3,44
  4. Sdri. Nur Alvina Fuji Rahayu dari Kementerian Perhubungan sebagai lulusan terbaik keempat dengan IPK 3,42
  5. Sdr. Dody Arief Renngur dari Kabupaten Tual sebagai lulusan terbaik kelima dengan IPK 3,40.
    kaw