29
Agst

BKN Paparkan Hasil Kinerja Rekrutmen CPNS TA 2018

Jakarta – Humas BKN, Sebagai bentuk komitmen untuk menyelenggarakan proses rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang transparan, akuntabel, dan terpercaya sejak tahap perencanaan hingga evaluasi, Unit Kerja Pratama di Lingkungan Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan paparan hasil kinerja rekrutmen CPNS Tahun Anggaran (TA) 2018 kepada Tim Pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal itu disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, Mohammad Ridwan, saat hari ke-2 kegiatan Pemeriksaan Pendahuluan Kinerja atas Penetapan Kebutuhan dan Pengadaan PNS Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) oleh BPK di Kantor Pusat BKN Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Ridwan melanjutkan, BKN sebagai Ketua Panitia Pelaksana Rekrutmen CPNS TA 2018 menyampaikan data-data hasil kinerja pelaksanaan rekrutmen CPNS TA 2018 sesuai tugas dan fungsi yang dimiliki BKN, yakni (1) Dokumen pertimbangan teknis tentang kebutuhan PNS Nasional, (2) Dokumen pertimbangan teknis tentang kebutuhan formasi PNS di masing-masing instansi, (3) Daftar Instansi Pemerintah yang menyampaikan usulan kebutuhan PNS, (4) Dokumen kegiatan pemantauan dan evaluasi atas pelaksanaan penyusunan pertimbangan teknis penetapan kebutuhan PNS, (5) Dokumen pengumuman pengadaan CPNS, (6) Data CPNS hasil pengadaan Tahun 2018, (7) Data pendaftar SSCN seluruh instansi, (8) Data peserta yang mengikuti CAT pada SKD dan SKB, (9) jadwal pelaksanaan seleksi CAT pada SKD dan SKB, (10) Dokumen hasil integrasi nilai SKD dan SKB, (11) Peraturan kepegawaian yang berlaku di Instansi, (12) Dokumen Anjab dan ABK. “Laporan pelaksanaan rekrutmen CPNS TA 2018 oleh BKN, seluruhnya dipaparkan kepada BPK. Selain merupakan komitmen akuntabilitas kinerja BKN, juga sebagai bentuk dukungan kepada BPK untuk terus memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan Negara,” jelas Ridwan.

Penganggung Jawab Tim Pemeriksa BPK, Ahmad Adib Susilo, mengatakan kegiatan pemeriksaan kinerja pendahuluan atas kegiatan penetapan kebutuhan dan pengadaan CPNS TA 2018 berjalan selama 30 hari dan melibatkan Kementerian/Lembaga (K/L) yang tergabung di Panselnas, serta instansi terkait lainnya di Provinsi DKI Jakarta, Sumatera Utara, dan Sulawesi Utara. Ber