12
Feb

BKN Selenggarakan RAKORNIS Bidang Pensiun

12719336_734154220049543_2264028364958927545_o

Peserta Rapat dari seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) di lingkungan Pusat saat mengikuti Rapat Koordinasi Teknis Bidang Pensiun, Kamis (11/2) di Kantor Pusat BKN. (foto:mia)

Jakarta-Humas BKN, Seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) di lingkungan Pusat mengikuti Rapat Koordinasi Teknis Bidang Pensiun untuk ketiga kalinya yang berlangsung Kamis, (11/2) di Kantor Pusat BKN dalam rangka penyatuan persepsi seluruh K/L terhadap mekanisme pengurusan pensiun, sekaligus mendorong terlaksannya Perka BKN No. 26 Tahun 2013 tentang pedoman pemberhentian dan pemberian pensiun PNS yang mencapai batas usia pensiun (BUP).

Direktur Pensiun dan Pejabat Negara I Nengah Priadi mengungkapkan bahwa kelahiran UU ASN secara otomatis mengubah aturan BUP PNS menjadi 58 Tahun bagi yang menduduki Jabatan Administrator ke bawah dan 60 Tahun bagi Jabatan Pimpinan Tinggi.

Adapun tujuan Rakornis, I Nengah menuturkan agar tercapainya persamaan persepsi seluruh K/L dalam memahami mekanisme atau proses pengusulan pensiun di masing-masing instansinya. Hal itu menurut I Nengah akan memberikan dampak positif untuk mempermudah proses pengusulan calon pensiunan.

Selain pemaparan dan penjelasan terkait proses tahapan yang perlu diperhatikan dalam pengusulan pensiun, setiap K/L juga diberikan panduan dan arahan untuk memperhatikan pentingnya peremajaan data yang dapat dilakukan melalui updating data kepegawaian via sistem aplikasi pelayanan kepegawaian (SAPK) yang berguna untuk mempermudah validasi data ketika pengusulan pensiun diajukan.

Menurut Deputi Mutasi Kuspriyo Murdono, untuk mempermudah proses pelayanan hingga tahap penerbitan SK pensiun, seluruh lini instansi  diharapkan memberikan data pengusulan setahun sebelum pensiun diproses guna melakukan rekonsiliasi data.

Kuspriyo juga mengimbau agar setiap K/L memperhatikan dengan tepat seluruh data yang dicantumkan harus benar-benar updating. Jadi ketika proses mulai dilakukan, SK pensiun dapat segera diterbitkan dan otomatis mempermudah proses klaim otomatis tunjangan hari tua (THT) secara langsung dapat dikeluarkan oleh Taspen. (des)