30
Sep

BKN Siapkan Agen Kehumasan yang Andal, Kekinian dan Tepercaya

Jakarta-Humas BKN, Era digital menuntut Praktisi Humas Pemerintah untuk  bertransformasi dan melakukan inovasi secara dinamis. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Utama (Sestama) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Supranawa Yusuf saat membuka Workshop Penyelenggaraan Pembinaan Kehumasan, Senin (30/9/2019) di aula gedung 1 lantai V, Kantor Pusat BKN.

“Peluang kita sangat besar untuk melakukan inovasi dan terobosan dalam kehumasan, salah satunya dengan memperluas coverage pemberitaan dan memanfaatkan momentum revolusi industri 4.0”, jelas Sestama. Supranawa mengharapkan Humas BKN dapat mengoptimalkan kinerja dalam hal posisi, peranan, tugas hingga kewenangan BKN, sehingga fungsi kehumasan tidak hanya menjadi corong informasi saja, tetapi juga sebagai evaluator internal lembaga. Workshop yang diinisiasi oleh Biro Humas BKN Pusat tersebut mengundang staf humas dan pengelola media sosial perwakilan Kantor Regional, UPT, serta Unit Kerja di BKN Pusat, guna menyatukan persepsi dalam menyajikan pemberitaan dan informasi yang andal, kekinian dan terpercaya. Narasumber yang hadir dalam acara tersebut yakni Mohammad Ridwan (Kepala Biro Humas BKN), Jais (Kepala UPT Mamuju), Nurul Qomariah  (Redaktur Eksekutif Tirto.id), dan  Arief Bungaran Sitohang (Senior Digital and Strategic Communication IGIco).

Supranawa mengharapkan Humas BKN dapat mengoptimalkan kinerja dalam hal posisi, peranan, tugas hingga kewenangan BKN, sehingga fungsi kehumasan tidak hanya menjadi corong informasi saja, tetapi juga sebagai evaluator internal lembaga. (foto: mia)

Mohammad Ridwan dalam materinya menyampaikan strategi digital yang dilakukan Biro Humas BKN untuk memenuhi kebutuhan publik akan informasi dan pelayanan kepegawaian. Menurutnya,  diperlukan strategi yang unik dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. “Kearifan lokal masing-masing Kantor Regional dan UPT mampu menjadi unique value yang dapat diimplementasikan dalam kampanye dan konten digital. Kami ingin fungsi kehumasan baik di Pusat, Kantor Regional dan UPT memiliki pemahaman dan mekanisme yang sama, meskipun caranya berbeda untuk setiap situasi.”

Hanum, peserta workshop bertanya pada saat sesi tanya jawab.

Kepala UPT Mamuju pada kesempatan itu mengemukakan komitmen mengimplementasikan kebijakan pelayanan yang bersinergi dengan Lembaga Swadaya Masyarakat dan masyarakat umum. “Selain melengkapi fasilitas UPT untuk pelayanan publik, maklumat dan tata cara pelayanan BKN UPT Mamuju kami publikasikan di media sosial. Ini salah satu bentuk inovasi kami dalam menjalankan fungsi kehumasan”.

Selain mendorong terwujudnya inovasi dalam dunia kehumasan, workshop ini juga ditujukan untuk meningkatkan kemampuan penulisan dan pembuatan konten kreatif Humas Pemerintah. Nurul Qomariyah, menjelaskan tentang pengelolaan informasi, salah satunya melalui teknik penulisan efektif yang dapat diimplementasikan pada website dan media sosial. Sementara itu, Arief Bungaran Sitohang menambahkan, “Strategi kehumasan yang tepat harus disampaikan melalui platform yang tepat untuk menjangkau target audience. Kuncinya adalah harus cepat, terukur, dan kolaboratif”. nov/suf