19
Okt

Bukan Jimat Tapi Buah Hati dan Suami Jadi Penyemangat Peserta Ini Jalani SKD

Iwan Abdullah saat diwawancarai tim Humas di selasar Masjid Al Khidmah  Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jakarta, Kamis (19/10/2017). aman

Jakarta-Humas BKN, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang diikuti para pejuang CPNS—demikian sebutan para pelamar CPNS menjuluki diri mereka—ternyata tidak semata soal memenuhi passing grade atau tidak.  Acapkali terselip kisah pelamar CPNS menjalani tes ditemani ‘kesayangannya’, bukan jimat, tapi keluarga tercinta. “Bersama anak kami Ailin Syakira, saya mengantar istri mengikuti SKD CPNS untuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” tutur Iwan Abdullah saat diwawancarai tim Humas di selasar Masjid Al Khidmah  Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Pria yang bertugas sebagai anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) ini menuturkan bahwa mereka berangkat dari kediaman di Cileduk jam 08.30, agar sang istri, Ade Kartika Nurzamzany, dapat mengikuti tes tepat waktu pada sesi III yang dimulai pukul 12 siang. “Saya senang bisa turut menemani istri,”ungkapnya.

Maslahah ditemani suami dan anak tercinta saat Ujian SKD CPNS. aman

Pada kesempatan lain, Maslahah, peserta SKD CPNS untuk Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengikuti tes ditemani sang suami Aiz Sarjono, dan putranya yang berusia 8 bulan, Ahmad Asy. Ia menyatakan  bahwa ia tidak memenuhi passing grade dikarenakan nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang rendah. “Meskipun tidak lulus, saya telah berdoa dan berikhtiar, serta mendapat dukungan penuh dari orang-orang terkasih,”imbuh peserta sesi pertama ini bergegas meninggalkan tempat ujian.

Furqon dan Azzahra di sela-sela anak tangga gedung II BKN. aman

Sementara, Zeltriani, pelamar CPNS untuk BMKG ditemani Furqon sang suami dan Azzhara, putri yang berumur 2 tahun. Furqon menyatakan bahwa sang istri yang lulusan S2 Fisika ITB ini mengikuti tes pada sesi ketiga pada jam 12 siang. “Saya berharap ia lulus,”asanya tatkala diwawancarai di gedung II BKN Pusat Jakarta, Kamis (19/10/2017). aman