26
Sep

Buku Bukan Remahan Rengginang Dapat Diakses Melalui ksp.go.id

Jakarta – Humas BKN, Buku Bukan Remahan Rengginang yang berisi kisah anak-anak muda dari pelbagai latar belakang pendidikan, bahkan di antaranya memilih keluar dari perusahaan swasta ternama demi mengabdikan waktu dan ilmunya untuk membangun negeri melalui Kantor Staf Presiden (KSP), kini sudah tersedia dalam bentuk e-book dan dapat diakses melalui laman ksp.go.id. Kepala KSP, Moeldoko, dalam pengantar untuk buku tersebut, mengatakan anak-anak muda itu meninggalkan zona nyaman, sekolah tinggi dan jabatan prestisius di dalam dan luar negeri dengan satu mimpi: Bekerja Demi Kemajuan Negeri. “Mereka bekerja cepat, solid, kaya ide, berdedikasi dan bersedia senyap. Hanya mereka yang bisa mendorong kemajuan, mengantisipasi bonus demografi 2025 – 2030 dan disrupsi teknologi,” ujarnya.

Moeldoko berharap, buku ini bisa memberikan optimisme dan inspirasi. (dok.ksp)

Moeldoko berharap, buku ini bisa memberikan optimisme dan inspirasi, juga bahkan diskusi menarik tentang bagaimana harusnya bersikap saat terpanggil sejarah ikut membangun negeri. “Kolaborasi menjadi jawaban pentingnya negara mengelola sumber daya manusia dalam mobilisasi dan orkestrasi gap antar generasi. Anak-anak muda ini bukanlah paku, sekrup, dan penyangga. Tetapi jantung dari roda kerja motor dalam mempercepat seluruh Program Prioritas Presiden,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan mengatakan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) berusia muda yang saat ini aktif bekerja memiliki potensi yang besar untuk mendorong roda birokrasi semakin kencang. “Jika usia muda adalah 18 hingga 35 tahun, maka untuk PNS aktif, per Juni 2019 jumlahnya ada 756.871 orang dari total 4.286.918 jumlah PNS aktif saat ini. Statistik lengkapnya bisa diakses pada laman bkn.go.id,” jelasnya. Jumlah itu, sambung Ridwan, “Berpotensi menggerakkan roda birokrasi ke arah yang semakin baik.” Terakhir, Ridwan mengajak seluruh PNS untuk membaca buku itu. “Buku Bukan Remahan Rengginang sarat kisah-kisah inspiratif, serta suka dan duka mengabdi untuk negeri,” pungkasnya. ber