05
Agst

CAT, Manifestasi Konkret BKN untuk Reformasi Birokrasi

Rapat BKN dan KemenPAN RB untuk Sosialisasi CAT

Jakarta-Humas BKN, Computer Assisted Test (CAT) merupakan manifestasi konkret Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk percepatan Reformasi Birokrasi di Indonesia. CAT yang merupakan salah satu Quick Wins (layanan unggulan) BKN ini digagas dan dikembangkan guna mendapatkan Aparatur Sipil Negara yang kompeten dan bermartabat. Hal ini ditegaskan Kepala Biro Humas dan Protokol Tumpak Hutabarat saat melakukan rapat dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta sejumlah “kuli tinta” yang bertandang ke BKN Pusat Jakarta, Senin (7/5). Kepala Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen PNS Aris Windiyanto  ikut hadir dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat gedung I lantai 1 tersebut.

DSC_0018 - Copy

Karo Humas dan Protokol Tumpak Hutabarat (tengah) memimpin Rapat Sosialisasi CAT

Tumpak Hutabarat juga mengartikulasikan bahwa sebagai metode tes berbasis komputer, CAT BKN telah mengembalikan kepercayaan masyarakat khususnya dalam proses seleksi CPNS. Masyarakat kian percaya kepada instansi pemerintah, karena melalui CAT, tes CPNS berlangsung secara transparan, obyektif, dan kredibel. “Dalam benak masyarakat, CAT identik dengan BKN,”imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Aris Windiyanto mengutarakan bahwa pada tes penerimaan CPNS 2013, 73 instansi pemerintah telah menggunakan CAT untuk Tes Kompetensi Dasar; meliputi 50 Kementerian/Lembaga, 8 Provinsi, dan 15 kabupaten/kota. Dengan total peserta 263.288 orang, lebih dari 90% peserta yakin TKD berbasis CAT ini bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

DSC_0011 - Copy

Secara cermat, para peserta menyimak pengarahan dari pimpinan rapat

Sementara, Kepala Biro Hukum Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Kementerian PAN RB Herman Suryatman menyatakan asanya agar BKN dan berbagai stakeholders (pemangku kepentingan) memberikan dukungan yang lebih optimal, agar pihaknya dapat melakukan Sosialisasi Pemanfaatan CAT untuk penerimaan CPNS dengan baik. “Insya Allah, melalui CAT BKN, kita wujudkan penerimaan CPNS yang bersih, profesional,dan tanpa korupsi (BERPRESTASI), “ungkapnya berbinar-binar. (aman-kiswanto)