08
Agst

“Data Statistik Penting Untuk Counter Berita Hoax”

[000040]

Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) Pemerintah pada Selasa (8/8/2017) di Kantor Pusat BPS. (mia)

Jakarta-Humas BKN, Sensus Ekonomi (SE) merupakan kegiatan pendataan atas seluruh unit usaha/perusahaan (kecuali sektor pertanian) yang berada dalam batas-batas wilayah suatu wilayah suatu negara. SE bertujuan penting seperti memberi gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi, mengetahui daya saing bisnis di Indonesia, mendapatkan struktur pengeluaran dan pendapatan dari kegiatan usaha berskala mikro kecil serta menengah besar dan mendapatkan gambaran permodalan, prospek dan kendala yang dihadapi. Guna menyosialisasikan kegiatan SE 2016 Lanjutan Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) Pemerintah pada Selasa (8/8/2017) di Kantor Pusat BPS.

SE 2016 Lanjutan merupakan sensus ekonomi ke empat di mana SE pertama digelar pada tahun 1986, SE kedua digelar 1996, SE ketiga digelar pada tahun 2006. Acara yang dibuka oleh Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto itu dihadiri oleh para praktisi humas seluruh KL dan non-kementerian termasuk  Tim Humas BKN, Dyah Wulan RK dan Mia Kurniati.

[000006]

Ketua Bakohumas yang juga Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti mengatakan SE 2016 Lanjutan diharapkan dapat meng-counter berita-berita yang beredar di media sosial secara cepat. “Sensus Ekonomi (SE) merupakan pendataan lengkap yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia dan mencakup seluruh aktivitas ekonomi kecuali sektor pertanian di mana 98 % nya merupakan usaha mikro kecil (UMK) dan usaha menengah besar (UMB)”.

Media sosial yang banyak beredar sambung Niken, memberitakan bahwa daya beli masyarakat menurun, namun dengan data BPS dapat dibuktikan bahwa daya beli masyarakat hingga saat ini masih tinggi. “Berarti tidak sedikit berita-berita yang beredar selama ini ternyata hoax,” ujar Rosarita. Sementara Kecuk dalam acara tersebut mengatakan angka pertumbuhan ekonomi 2017 sekitar 5,01% akan mendukung pencapaian nawacita Presiden yang telah diwacanakan.

Masih dalam acara yang sama Yunita Rusanti selaku Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa mengharapkan dukungan dari kementerian/lembaga untuk turut mensosialisasikan kegiatan SE 2016 Lanjutan ini.dey/mik