12
Nov

Dharma Wanita Persatuan BKN Kunjungi Sekretariat DWP Provinsi Jawa Barat

Pengurus DWP Provinsi Jawa Barat menyambut baik kedatangan dari pengurus DWP BKN Pusat dan Kantor Regional. (Foto: End)

Bandung-Humas BKN, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kepegawaian Negara kembali menyelenggarakan Rapat Koordinasi Evaluasi dan Program Kerja Tahun 2019. Kota Bandung menjadi pilihan DWP Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk melaksanakan kegiatan dua tahunan sekali ini. Salah satu alasan pemilihan Bandung selain terdapat Kantor Regional III BKN adalah DWP BKN hendak berkunjung ke Sekretariat DWP Provinsi Jawa Barat.

“Saat acara Seminar Nasional Dharma Wanita Persatuan Pusat pada September lalu, semuanya mengangkat tema dari Jawa Barat. Saya sangat terkesan, oleh sebab itu saya bersama ibu-ibu DWP BKN Pusat dan Kantor Regional datang kesini untuk mencari ilmu ke DWP Provinsi Jawa Barat,” ungkap Wakil Ketua 1 DWP BKN Pusat Lies Supranawa Yusuf pada sambutannya di pembukaan kunjungan kerja, Selasa (12/11/2019) di Sekretariat DWP Provinsi Jawa Barat. Ia melanjutkan bahwa keinginannya dalam kunjungan kerja ini untuk mengetahui manajemen organisasi dan program kerja di DWP Provinsi Jawa Barat yang kemudian dapat ditetapkan dalam manajerial dan program kerja DWP BKN.

Pengurus DWP Provinsi Jawa Barat menyambut baik kedatangan dari pengurus DWP BKN Pusat dan Kantor Regional. Dalam kunjungan kerja ini kedua belah pihak saling bertukar ilmu dan pengalaman terkait pengelolaan organisasi dan program kerja yang dilaksanakan di bidang ekonomi, pendidikan dan sosial budaya. Hal yang cukup menarik perhatian para pengurus DWP BKN adalah program kerja yang dilaksanakan oleh DWP Provinsi Jawa Barat di Bidang Ekonomi dan Sosial Budaya.

“Kiat khusus kami untuk menambah kas organisasi adalah dengan menyelenggarakan bazar ramadhan. Kita tampilkan keunggulan barang atau makanan khas dari 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Selain itu juga kami melaksanakan lomba-lomba yang memanfaatkan fasilitas milik pemerintah yang bertujuan menghemat anggaran namun dapat menarik massa, seperti Gedung Sate,” jelas Dewi, perwakilan DWP Provinsi Jawa Barat Bidang Ekonomi. Selain bidang ekonomi, yang menarik perhatian adalah ketahanan keluarga yang masuk dalam bagian sosial budaya di kepengurusan DWP Provinsi Jawa Barat.

“Banyak kasus kekerasan dalam rumah tangga dan perceraian PNS terjadi yang dilaporkan kepada kami, sehingga kami membuat pusat konsultasi keluarga pada tahun 2010 yang berada di dalam bidang sosial budaya. Dan DWP Provinsi Jawa Barat menjadi satu-satunya yg memiliki pusat konsultasi keluarga,” jelas Rudi, perwakilan Bidang Sosial budaya DWP Provinsi Jawa Barat. Ia menambahkan hal ini bertujuan agar keluarga PNS sejahtera dan damai.

Penasehat DWP BKN Bima Haria Wibisana. (foto: end)

Kunjungan kerja ke DWP Provinsi Jawa Barat ini merupakan salah satu kegiatan di hari kedua dalam rangka Rapat Koordinasi Evaluasi dan Program Kerja DWP BKN. Pada hari pertama, dilaksanakan pembukaan yang dihadiri oleh Penasehat DWP BKN Bima Haria Wibisana, Sekretaris Utama BKN, Deputi Pengawasan dan Pengendalian, Deputi Pembinaan Manajemen Kepegawaian, Penasihat DWP Kantor Regional III BKN, beserta jajarannya di Aula Rama Shinta Kantor Regional III BKN Bandung, Senin (11/11/2019) kemarin.

Ketua DWP BKN Pusat Sri Yanti Bima Haria Wibisana membuka secara resmi kegiatan ini. (foto: end)

Ketua DWP BKN Pusat Sri Yanti Bima Haria Wibisana membuka secara resmi kegiatan ini yang kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dari Kepala BKN Bima Haria Wibisana. Ia menyampaikan bahwa Ibu DWP adalah pusat dari keluarga. Ibu bertugas untuk tetap menjaga suami dan anak-anak tetap berada dalam kewajiban mereka, mendukung suami dalam bekerja dan membangun keluarga sakinah mawaddah warrahmah. Terkait SDM unggul, Kepala BKN ini menjelaskan untuk membangun SDM unggul tidak harus dari sisi intelektualitasnya tapi juga karakternya.

“Kira-kira yang membangun integritas dalam SDM unggul itu siapa, itu adalah ibu. Karena potensi menularkan dan menanamkan nilai kehidupan itu besar pada seorang ibu. SDM unggul tidak harus dari¬†Intelligence¬†Quotient, tapi Emotional Quotient dan Spiritual Quotient,” ujar Bima.

Kemudian dilanjutkan dengan talkshow tentang perubahan perilaku yang disampaikan oleh Dr.dr. Tan Shot Yen, M.Hum, salah satu pakar kesehatan di Indonesia. Dan pada malam harinya dilaksanakan pemaparan program kerja DWP BKN untuk tahun 2020 mendatang. Selain kunjungan kerja ke Sekretariat DWP Provinsi Jawa Barat, para pengurus DWP BKN juga mendatangi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat untuk mengenal dan mengetahui ekonomi kreatif yang dilaksanakan di Provinsi Jawa Barat. Rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi dan Program Kerja DWP BKN ini diakhiri dengan penutupan pada Rabu (13/11/2019). tas